Quote of this day

SEMOGA SUKSES ^_^ !! salam hangat dari saya semoga kita selalu mengingat ALLAH, karena ALLAH tidak pernah lupa dengan kita * mari berolahraga agar tubuh sehat dan bugar * dahulukan makan buah sebelum makan menu utama agar nutrisi dapat terserap lebih optimal * Ronaldinho pernah mencuri apel agar ia dapat latihan berlari lebih kencang * belajar dari alam membuat kita semakin bijak * bergaullah dengan orang yang tepat tapi berilah pengaruh positif pada semua orang * tertawalah sebelum tertawa itu dilarang

Jumat, 21 Juni 2013

Subsidi BBM dan Kemaslahatan Ummat


Mekanisme Pasar  dalam Ekonomi Islam

Konsep Ekonomi Islam menegaskan bahwa pasar harus berdiri di atas prinsip persaingan bebas (perfect competition). Namun demikian bukan berarti kebebasan tersebut berlaku mutlak, akan tetapi kebebasan yang dibungkus oleh frame aturan syariah. Pasar tidak mengharapkan adanya intervensi dari pihak manapun, tak terkecuali negara dengan otoritas penentuan harga atau private sektor dengan kegiatan monopolistik ataupun lainnya. Dengan demikian, pemerintah tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi terhadap harga pasar dalam kondisi normal. Ibn Taimiyah  mengatakan jika masyarakat melakukan transaksi jual beli dalam kondisi normal tanpa ada bentuk distorsi atau penganiayaan apa pun dan terjadi perubahan harga karena sedikitnya penawaran atau banyaknya permintaan, maka ini merupakan kehendak Allah.

Harus diyakini nilai konsep Islam tidak memberikan ruang intervensi dari pihak manapun untuk menentukan harga, kecuali dan hanya kecuali adanya kondisi darurat yang kemudian menuntut pihak-pihak tertentu untuk ambil bagian menentukan harga.

Pengertian darurat di sini adalah pada dasarnya peranan pemerintah ditekan seminimal mungkin. Namun intervensi pemerintah sebagai pelaku pasar dapat dibenarkan  hanyalah jika pasar tidak dalam keadaan sempurna, dalam arti ada kondisi-kondisi yang menghalangi kompetisi yang fair terjadi (market failure). Sejumlah contoh klasik dari kondisi market failure antara lain: informasi yang tidak simetris, biaya transaksi, kepastian institusional serta masalah dalam distribusi. Atau dalam bahasa lain yang lebih sederhana, intervensi pemerintah adalah untuk menjamin fairness dan keadilan.

Ibnu Taimiyah membatasi keabsahan pemerintah dalam menetapkan kebijakan intervesi pada empat situasi dan kondisi (1) kebutuhan masyarakan atau hajat orang banyak akan sebuah komoditas (barang maupun jasa); para fuqaha sepakat bahwa sesuatu yang menjadi hajat orang banyak tidak dapat diperjualbelikan kecuali dengan harga yang sesuai.(2) terjadi kasus monopoli (penimbunan); para fuqaha sepakat untuk memberlakukan hak Hajar (ketetapan yang membatasi hak guna dan hak pakai atas kepemilikan barang) oleh pemerintah. Hal ini untuk mengantisipasi adanya tindakan negatif (berbahaya) yang dapat dilakukan oleh pihak-pihak yang melakukan kegiatan monopolistik ataupun penimbunan barang  (3) terjadi keadaan al hasr (pemboikotan), di mana distribusi barang hanya terkonsentrasi pada satu penjual atau pihak tertentu. Penetapan harga di sini untuk menghindari penjualan barang tersebut dengan harga yang ditetapkan sepihak dan semena-mena oleh pihak penjual tersebut (4) terjadi koalisi dan kolusi antar para penjual; di mana sejumlah pedagang sepakat untuk melakukan transaksi di antara mereka sendiri, dengan harga penjualan yang tentunya dibawah harga pasar. Ketetapan intervensi di sini untuk menghindari kemungkinan terjadi fluktuasi harga barang yang ekstrim dan dramatis 

Jaih Mubarok di dalam bukunya yang berjudul, Kaidah Fiqh: Sejarah dan Kaidah-kaidah Asasi mengatakan bahwa seluruh kaidah fikih, pada dasarnya, dapat dikembalikan pada satu kaidah, yaitu:
ﺪَﺮْؤُ ﺍﻟﻣَﻔَﺎﺴِﺪِ ﻭَﺠَﻟْﺐُ ﺍﻟﻣَﺻَﺎﻟِﺢِ
“Menolak kemafsadatan dan mendapatkan maslahat”.
Kaidah ini merupakan kaidah kunci karena pembentukan kaidah fikih adalah upaya agar manusia terhindar dari kesulitan dan dengan sendirinya, ia mendapat mashlahat.

Kembali pada persoalan kenaikan BBM, selama ini penetapan harga BBM selalu melalui kebijakan pemerintah atau ada intervensi pemerintah dan tidak dilakukan secara mekasnisme pasar, inilah yang pada akhirnya menimbulkan distorsi pasar. Andaikan harga BBM menggunakan mekanisme pasar seperti yang terjadi pada pertamax ataupun pertamax plus maka gejolak masyarakat pun tidak terlalu besar begitu pula untuk komiditi yang lainnya. Kalaupun pemerintah mau mengintervensi pasar maka tidak melalui kebijakan penetapan harga tetapi melalui penambahan jumlah permintaan ataupun penawaran  dan ini yang lebih disarankan dalam sistem ekonomi Islam.

Nah pertanyaannya adalah:
1. dapatkah pemerintah menstimulus supply untuk menekan harga?
2. atau mengendalikan demand terhadap BBM?
 
1. Di masa Khulafaur Rasyidin, para khalifah pernah melakukan intrevensi pasar, baik pada sisi supply maupun demand. Intrevensi pasar yang dilakukan Khulafaur Rasyidin sisi supply ialah mengatur jumlah barang yang ditawarkan seperti yang dilakukan Umar bin Khattab ketika mengimpor gandum dari Mesir untuk mengendalikan harga gandum di Madinah. tapi hal yang sama tidak bisa dilakukan kepada BBM, karena harga BBM berlaku global sehingga di daerah yang kaya minyak sekalipun harganya akan tetap sama, sehingga kebijakan meningkatkan supply nampaknya sulit diterapkan
 
2. Sedang intervensi dari sisi demand dilakukan dengan menanamkan sikap sederhana dan menjauhkan diri dari sifat konsumerisme. Intervensi pasar juga dilakukan dengan pengawasan pasar (hisbah). Dalam pengawasan pasar ini Rasulullah menunjuk Said bin Said Ibnul ‘Ash sebagai kepala pusat pasar (muhtasib) di pasar Mekkah. inilah satu-satunya celah menurut saya yang "seharusnya" mampu dimanfaatkan pemerintah untuk menangani masalah penyalahgunaan BBM yaitu dengan upaya tegas terhadap praktik penimbunan BBM (ikhtikar), penggunaan premium untuk kendaraan mewah, menghindarkan penyelundupan BBM bersubsidi ke luar negeri dll. sedangkan untuk rakyat menengah kebawah BBM bersubsidi masih dibutuhkan untuk menghindari multiplier effek dari kenaikan harga BBM.

kesimpulan.
melakukan pengendalian demand dan pengawasan pasar nampaknya lebih rasional namun itu saja tak cukup, harga yang terjangkau juga harus tetap dipertahankan karena apabila subsidi dihapuskan, industri mikro, dan kecil  yang selama ini tahan terhadap krisis juga akan terkena dampaknya. 

nah untuk itu saya mengusulkan agar prioritas pengguna BBM bersubsidi adalah para pengusaha UMKK (Usaha mikro, kecil dan koperasi), lalu berikutnya adalah kendaraan umum dan kendaraan pribadi roda dua, sedangkan untuk mobil pribadi dan instansi pemerintah harus diupayakan agar menggunakan BBM non subsidi seperti pertamax, pertamax plus, atau dexx

tapi apakah untuk saat ini langkah itu perlu dilakukan , mengingat indonesia juga merupakan satu dari sekian banyak negara penghasil BBM dan BBG? lengkapnya baca https://www.facebook.com/notes/250-juta-dukungan-untuk-ganti-kapitalisme-sosialismekomunisme-dgn-islam/pemerintah-bohong-inilah-paparan-fakta-dari-kwik-kian-gie-seputar-kontroversi-ke/10150626952044506,

di lain sisi,  entah benar atau tidak bahwa kenaikan harga BBM ini juga terkait kepentingan 'golongan tertentu' gempita pesta demokrasi yang akan digelar tahun 2014.

wallahu 'alam,,
_yulian_ 

sumber lainnya:
http://miztazone.blogspot.com/2013/01/kaidah-fiqh.html
http://finance.detik.com/read/2013/03/15/172535/2195328/1034/peneliti-ui-93-bbm-subsidi-dinikmati-rumah-tangga-menengah-atas
http://www.berdikarionline.com/opini/20130501/45-fakta-kebohongan-sby-di-balik-kenaikan-harga-bbm.html
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=100960



Senin, 04 Maret 2013

ekspor-impor seharusnya (infobanknews: ekspor feb 2013 turun 0,11%)

mengomentari artikel infobanknews edisi 1 maret 2013..

selama ini indonesia masih mengandalkan sektor migas sebagai komoditi ekspornya, padahal stok migas untuk dalam negeri juga harus ditingkatkan, bila kita pergi ke papua atau daerah lainnya yang berada agak jauh di pelosok, harga bbm disana dinilai terlalu mahal. alasannya adalah karena distribusi yang jauh sehingga cost yang dikeluarkan cukup banyak. belum lagi seringnya terjadi kelangkaan apabila harga BBM akan dinaikkan.

nah, bahan pokok seperti BBM, menurut saya difokuskan saja untuk masyarakat di dalam negeri, karena akan justru mengamankan perekonomian dari sektor mikro. karena keluhan para nelayan selama ini selain cuaca buruk adalah tingginya harga BBM yang mengakibatkan intensitas melaut mereka berkurang. multipier effeknya adalah akan semakin bertambahnya jumlah kemiskinan di Indonesia

bila kita memfokuskan ekspor pada barang komoditi nonmigas semacam industri bahan jadi  atau barang kreatif saya rasa akan lebih baik sehingga perekonomian akan kuat dari dalam karena fondasi perekonomian sektor mikro yang memihak masyarakat dan dari luar yaitu tingkat ekspor komoditi non migas dan barang kreatif ditingkatkan.

itu semua bisa dilakukan asalkan dukungan dari pemerintah benar-benar diberikan. selama ini BPPT, BATAN, LIPPI dan lembaga riset lain keberadaannya kurang diperhaikan, seharusnya lembaga riset menjadi garda terdepan untuk mengawal kemajuan teknologi suatu bangsa. hasil riset yang dilakukan oleh lembaga riset di indonesia kurang terasa oleh masyarakat karena riset yang dilakukan hanya sebatas penelitian dan presentasi, belum pada tataran praktek. faktor lain yang juga harus diperhatikan adalah mengoptimalisasikan SDM yang berkualitas dalam bidang riset dan pengembangan. output dari kedua hal tersebut diharapkan berupa kemajuan teknologi baik itu untuk dipakai di dalam ngeri atau untuk dijual dalam bentuk produk ke luar negeri seperti barang elektronik dan otomotif yang berkualitas. sehingga dengan demikian kita tidak perlu lagi harus bergantung dari sektor migas untuk mempertahankan agar neraca ekspor  (X) lebih besar daripada neraca impor (M)

dan bila itu benar2 dilakukan pemerintah tidak akan masuk neraca jahanam .. hehe :)

Minggu, 03 Maret 2013

Pulpen seharga 12 juta dollar


Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu decade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada pada keadaan keadaaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk Kristal dan dalam derajat temperature mulai dari dibawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat celcius. Dan, apakah yang dilakukan para orang Rusia? mereka hanya menggunakan pensil!

Jumat, 01 Maret 2013

KOTAK KOSONG

Kisah kotak sabun ini terjadi di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kososng. Dengan segera, pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang luput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong.

Tim manajemen meminta teknisi menyelesaikan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati semua sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Tetapi, saat karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industry yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari kertas yang ringan.

Selasa, 19 Februari 2013

STANDAR HIDUP SEORANG MUSLIM

Suatu pagi seorang kakak mengantar adiknya untuk pergi sekolah. saat itu hujan amat lebat. lama sebelumnya mereka menunggu redanya hujan. namun hujan juga tak reda. sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk menempuh hujan tersebut dengan hanya sebuah jas hujan. dan sepeda motor sang kakak memberikannya pada adik tersebut. sehingga kakak pun basah kuyup. namun Alhamdulillah sang adik tak mengapa.

di tengah perjalanan kakak berceletuk pada adikny. “enak ya kalau kita punya mobil” sang kakak sembari melihat mobil-mobil mewah lalu lalang dan beberapa yang ikut pula mengantar anak2 sekolah.
“kamu mau gak punya mobil?” sang kakak kembali bertanya
adik tersebut hanya tersenyum di balik jas hujan yang membungkus tubuhnya
“loh kok senyum2?, kamu mau gak punya mobil?”
“mau, tapi gimana?” adik bertanya heran
‘ah.. mudahlah itu, nanti kita beli” sang kakak dengan yakin
“uangnya dari mana kak?”
“nanti Allah yang kasih” sang kakak menimpali
adik kembali tersenyum. hingga tibalah di depan gerbang sekolahnya.
“kak.. nanti jemput pake mobil ya” sang adik setengah meledek
“oke…. ” kakak pun membalas menimpali

saudara aja yg amat di cintai.
cerita di atas jangan di ambil hati… benar atau tidak yang penting ceritanya benar. :)
saya jadi kepikiran , teringat salah satu hadist rasulullah :
Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda, ” diantara ( sumber ) kebahagian anak adam ada tiga : istri yang sholihah, tempat tinggal yang baik, dan kendaraan yang bagus. Dan diantara ( sumber ) kesengsaraan anak adam ialah : istri yang jahat, tempat tinggal yang buruk, dan kendaraan yang jelek “. ( HR. Ahmad. Hadist ini dinilai shohih oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim )

inilah sebenarnya standar hidup muslim. wajar jika ust.Anis Matta dalam salah satu tausyahnya yg saya ingat. standar hidup muslim itu kaya. bayangkan saja.

seorang muslim di tuntut punya istri solehah.rumah luas nyaman. punya kendaraan yang bagus.

dalam satu diskusi mengenai hadist ini dengan teman-teman yang lain. kami mencoba mengidentifikasi jenis kendaraan yang cocok dalam kapasitas hadist ini. disebutkan kendaraan yang baik. dalam redaksi lain hadist ini ada yang mengatakan kendaraan yang kokoh siap mengantar kemana saja.
maka tentunya kendaraan yang di harapkan bagi kita adalah kendaraan yang mampu menjadi sarana amal. misalnya kendaraan yang luas, banyak isinya sehingga mampu membawa banyak orang (mungkin mobil bus)  eits.. tapi tak melupakan kenyamanannya. sehingga dengan kendaraan ini kita bisa membantu tentangga. misalnya membwakan sayurannya. atau mengantar dan membawa jamaah untuk ikut pengajian… atau bisa di gunakan untuk jaulah (berkunjung bersilaturahim secara bersama-sama)

kendaraan yang kuat juga kualifikasinya. kendaraan yang siap di segala medan. coba kita bayankan jika seorang da’i yang ingin berdakwah di pedalaman. menempuh perjalanan (sedikit Off Road), bertanah, berlumpur, mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra (soud trac ninja hatori…. :) ). tak mungkin menggunakan mobil cary. bisa-bisa sebelum sampai ke tujuan mobil sudah patah dua. maka sejenis mobil 4WD perlu di siapkan. mobil double gardan ini tentunya lebih handal. dengan ukuran ban besar dan memiliki power steering.

maka mobil mana yang layak. sehingga sampailah pada kesimpulan kami. hendaknya seorang muslim itu standarnya punya mobil minimal sejenis… PAJERO SPORT EXCEED A/T 4×4  (mobil Favorite saya) Kabarnya harganya cuma Rp.451.000.000 (pake kata cuma supaya suatu saat mudah memilikinya)
dan jika ada uang lebih lagi. tak mengapa membeli sejenis HUMMER tentunya lebih baik lagi. tinggal siapkan saja beberapa “M” saja.
ikhwafillah, saudara ku sekalian. tentunya jangan anggap apa yg saya sampaikan ini sbagai bualan. harusnya hadist tsb memotifasi kita untuk meningkatkan kemampuan kita sebagai muslim.  tentunya jika anda punya uang kemudian membeli sejinis mobil mewah hanya untuk pamer dan prestise. maka tunggulah neraka nya Allah akibat bermegah2an
namun tak ada salahnya jika cita-cita kita untuk tegaknya islam memimpikan fasilitas yang baik. karena rasulullah saja memiliki kendaraan yang kokoh seperti untanya Al Qoswah, Rasulullah juga memilih pedang terbaik Dzul Lujjain, satu pedang yang mungkin tak ada tandingannya. bayangkan bajanya, bayangkan harganya. itu semua adalah fasilitas jihad.
so.. kita menguatkan diri muslim, merubah image bahwa muslim adalah orang2 dengan standar kehidupan tinggi. itulah awal kepemimpinan dunia kita.
mari kita sama-sama juga untuk bercita-cita punya pesawat jet pribadi… setuju?


ah.. tapi tetap terlalu jauh saya berfikir. tentunya rasulullah kembali mengingatkan urutan prioritas kebahagiaan tadi
1.Istri Solehah yang menyenangkan di pandang (ini yg pertama)
2.rumah yang Luas
3.Kendaraan….

biarlah jalan dulu satu-satu…….. mudah-mudahan tercapai tiga kebahagian itu. kebahagiaan lantaran mampu memberikan manfaat terbaik dengan kemampuan terbaik kita untuk islam. AMin...

Dikutip dari: http://buk4nsarjana.wordpress.com/2010/11/13/standar-hidup-muslim/