Quote of this day

SEMOGA SUKSES ^_^ !! salam hangat dari saya semoga kita selalu mengingat ALLAH, karena ALLAH tidak pernah lupa dengan kita * mari berolahraga agar tubuh sehat dan bugar * dahulukan makan buah sebelum makan menu utama agar nutrisi dapat terserap lebih optimal * Ronaldinho pernah mencuri apel agar ia dapat latihan berlari lebih kencang * belajar dari alam membuat kita semakin bijak * bergaullah dengan orang yang tepat tapi berilah pengaruh positif pada semua orang * tertawalah sebelum tertawa itu dilarang

Jumat, 03 Januari 2014

VERLICHTE

...
Bus transjakarta yang ia tumpangi berhenti di halte harmoni untuk transit sejenak. Segerombolan orang keluar dan berganti dengan gerombolan yang lain. Terlihat ekspresi yang beraneka ragam dari penumpang bus, ada yang terlihat buru2, ada yang duduk santai sambil mendengar headset, ada yang terlihat pegal2 karena sudah berdiri terlalu lama. Namun pandangan risa tertuju pada seorang pria ekspatriat yang bertubuh tinggi kekar, berkulit putih namun berambut hitam terlihat seperti keturunan indo-belanda.

Pemandangan itu membuat ia teringat dengan buku catatan seorang pria belanda bernama Peter van hoff. Dalam buku catatan tsb, van hoff menggambarkan keadaan kota batavia yang pada masa itu orang belanda banyak tinggal disana. Setiap pagi dan sore, kota batavia dipadati oleh orang kulit putih yang mengenakan pakaian rapih dan licin, mereka berlalu lalang di kota dengan menumpang trem, sepeda kumbang atau berjalan kaki. Keadaan trem saat itu serupa dengan bus transjakarta yang ditumpangi risa, namun dulu orang pribumi tidak diizinkan berada satu kelas dengan para mijnher dan mevrow belanda. Orang pribumi dilarang duduk berdampingan dengan orang belanda, tempat pribumi adalah di paling belakang bersama ternak atau barang. Di restoran pun demikian, meskipun tidak ada tulisan ''kawasan bebas pribumi'' namun ada larangan secara tersirat yang apabila dilanggar akan dikenakan sanksi tegas.




Tanpa sadar ternyata bus telah tiba di halte bus kota tua. Risa memandang bangunan stasiun kota yang usianya sudah setua kota batavia. Dalam kekagumannya tersebut risa teringat untuk mengeluarkan buku catatan yang sudah ia persiapkan dalam ranselnya.

Disaat bersamaan pria bule yang tadi satu bus dengan risa sedang membuka peta di tablet-nya untuk melihat google map. Sore itu memang mendung telah menutupi kota jakarta. Rintik hujan pun turun dengan lembut membasahi rasa lelah penduduk kota yang saat itu tergesa mencari tempat berteduh.

Pria bule itu bernama cristopher de vrist, dia memang seorang keturunan indo belanda namun darah belandanya lebih mendominasi sehingga terlihat seperti seorang mijnher. Dia adalah seorang peneliti yang bekerja di kedutaan belanda. Projeknya kali ini adalah meneliti kebenaran kabar tentang dikuburnya harta kesultanan banten di sepanjang kali sunter. Harta kesultanan tersebut konon dikubur oleh bendahara sultan saat leluhurnya ''para marsose belanda'' mencoba menaklukkan kesultanan banten.

Untuk melanjutkan penelitiannya ia mencoba mencari bukti dengan mendatangi berbagai museum di jakarta. Tujuannya kali ini adalah museum fatahillah kota tua jakarta.

Setelah membuka peta dalam tabletnya, cris bergegas menuju tempat tujuannya melewati museum mandiri, namun terhenti di halte depan museum Bank Indonesia.

Saat itu halte bus belum terlalu ramai, hanya tampak 3 orang sedang berdiri sambil memperhatikan jalan, 4 orang yg lain duduk asyik dengan gadgetnya. Pandangan cris tertuju pada seorang wanita muslimah yang sedang duduk dan membuka-buka sebuah buku yg terlihat seperti sebuah binder.

Paras wajahnya sangat cantik, bola mata yang jernih dan bulat, pipi yang bersih kemerahan, bentuk dagu yang proporsional dan hidung yang mancung serta bibir merah jambu memperlihatkan keanggunan wanita jawa. Keanggunan tersebut semakin terlihat nyata dengan balutan hijab yang menutupi kepalanya. Cris terpaku sesaat, sembari pikirannya menerobos ruang dan waktu seraya membayangkan para putri raja tanah jawa yang terkenal memiliki wajah manis.

Namun seketika cris tersadar dari lamunannya dan berkata dalam hati ''oh tuhan, beri aku kekuatan untuk mengendalikan pikiran ku yang ngawur ini''.

Lama kelamaan, halte bus dipadati oleh para pengendara sepeda motor yang menepi untuk menunggu hujan reda. Setelah satu jam berteduh di halte, cris melihat arloji rolexnya dan jarum telah menunjukkan pukul 5 sore. ''nampaknya aku datang terlalu sore, mudah-mudahan museum belum tutup''. Tak lama kemudian hujan mulai reda dan cris kembali melanjutkan perjalanannya. 5 menit berjalan, ia akhirnya tiba di depan museum sejarah jakarta atau terkenal dengan museum fatahilah. Dari kejauhan terlihat pintu gerbang telah tertutup, cris bergegas mengambil jalan memutar mencari pintu belakang untuk menemui penjaga museum dan berharap surat riset dari kedutaan belanda dapat membantunya untuk membujuk penjaga membukakan pintu gerbang museum.



Ketika tiba di pintu belakang, cris kembali melihat orang yang tadi dilihatnya di halte bus. gadis itu sedang berusaha membujuk penjaga museum untuk dapat masuk, namun nampaknya penjaga museum agak mengabaikan bujukannya. Tibalah cris di depan pos penjaga, ia lalu mengeluarkan secarik kertas bertanda tangan dubes belanda. Sejenak penjaga melihat isi surat tersebut kemudian bertanya, ''sory sir, your name is cristopher de vrist?''. Cris menjawab dengan bahasa indonesia cukup fasih sambil mengulurkan tangan ''iya betul saya cris''. ''oh mister bisa bahasa indonesia, perkenalkan saya agus, staf perawatan dan pemeliharaan museum fatahilah'' menyambut dengan menjabat tangan cris. ''oh pak agus, senang bertemu anda'' sahut cris. ''iya sama-sama, prof agung telah menceritakan bahwa sahabatnya dari belanda akan mengunjungi tempat ini dan saya di perintahkan untuk menemani anda sampai beliau kembali dari mengajar di kampus''.
''terimakasih pak agus, maaf kalau saya merepotkan sore-sore begini''
''tak usah sungkan, apa yang bisa saya bantu?'' jawab pak agus.
''saya ingin melihat2 ke dalam pak, bapak bisa temani saya?'' ujar cris
''dengan senang hati, itu memang bagian dari tugas saya''.

Melihat cris masuk dengan cukup mudah, risa akhirnya memohon kepada cris untuk memperbolehkannya ikut masuk bersamanya.
''mister, izinkan saya masuk bersama anda...'' sahut risa sembari memohon. Melihat wajah risa, cris seperti terperdaya dan tak kuasa menolaknya. Akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam museum bersamaan.

Dalam perjalanan menyusuri museum, terdengar pak agus menjelaskan tentang sejarah museum tersebut sampai akhirnya berhenti di sebuah lemari kaca yang di dalamnya terdapat kertas2 kuno yang terlihat tampak kecoklatan. ''Nah ini dia manuskrip yang mister cari''. ''terimakasih pak agus, bisakah anda tinggalkan saya sendiri bersama manuskrip ini?'' ujar cris. '' ya tentu, panggil saja saya kalau mister butuh bantuan''. Cris tersenyum dan mengangguk. Dengan teliti cris memperhatikan tiap rangkaian huruf yang membentuk kata-kata berbahasa belanda dalam manuskrip itu. Di dalamnya dijelaskan bahwa kota batavia didirikan oleh jan pieterszoon coen pada 1619. Batavia merupakan pusat perdagangan voc di kawasan hindia timur. Namun kota dalam benteng itu sering kali mendapat serangan dari pasukan banten, pasukan raja-raja jawa dan laskar pangeran jayakarta. Untuk mengamankan batavia, voc kemudian membangun enam buah benteng di sebelah selatan batavia yang saat itu masih banyak hutannya. Namun keenam benteng yang dimaksud tak dipaparkan secara mendetail dalam manuskrip itu. Hanya 3 benteng saja yang dijelaskan disana, yaitu benteng rijswijk, benteng noordwijk dan benteng frederik. Ketiga benteng tersebut didirikan pada pertengahan abad ke tujuh belas. Fungsinya sebagai pertahanan pertama jika datang serangan dari sebelah selatan. Kemudian di sekitar benteng muncul pemukiman pribumi, indo-eropa, cina dan kaum mardijker, yaitu para budak voc yang telah di merdekakan.

Saat sedang khusyuk membaca, terdengar suara jeritan dari lantai 2 museum. Cris teringat bahwa gadis yang tadi berteduh di halte bersamanya saat ini berada disana. Dengan tangkas cris menutup lembaran manuskrip menyimpan dengan rapih di lemari kaca dan bergegas lari menuju anak tangga dan mencari sumber suara tersebut.


...to be continued...


(fakta diambil dari berbagai sumber otentik)

Kamis, 02 Januari 2014

"Bukan" 5Cm

 Dari kejauhan Dirga memanggil kami yang telah kelelahan “ayoo, cepat. sebentar lagi kita sampai”

Aku, dan yang lainnya masih duduk di sebuah shelter memandangi tebing hijau yang berjajar mengelilingi kami. Setelah mendengar panggilan dirga, kami saling tatap. “sebentar lagi kita sampai”

“Ayo jalan” ucap gea mencoba menyemangati kami dengan sisa-sisa tenaganya. “ayo.. “

Dari kejauhan, lagi-lagi dirga meneriaki kami, kali ini untuk melihat ke bawah, dia bilang jalanan curam dan licin karena habis hujan. Trek saat itu memang licin, terdiri dari bebatuan dan tanah, jangan harap ada kendaraan yang bisa lewat sini. Kami berada di tengah lembah hijau gunung halimun salak, tebing itu mengelillingi kami, dan kami merasa benar-benar berada di lembah, di sisi kanan tebing terlihat kucuran air dari sela sela bebatuan. “dirga, itu curugnya?” tanyaku antusias



“iya itu, sepertinya kering. Sudah, Kalian jangan liat kanan atau kiri, focus aja sama jalan.hati-hati licin”
Tak lama kami berjalan, aku, gea, friska dan rian bertemu dengan jalan berbelok. dirga berdiri di kelokan sambil tersenyum. Dan saat kami berbelok ia berkata “selamat datang di curug seribu, lukisan Tuhan di Bumi”

Subhanallah, Dimanakah kita? Inikah surga dunia. Tak heran jika prof Santos seorang peneliti dari brazil mengatakan bahwa samudera atlantis yang hilang itu adalah negri kami Indonesia.
“arghhh! Dirga, kamu berbohong. Kau bilang curugnya yang disebelah kanan tadi. Ternyata di balik tebing ini..” ucap gea kesal

“haha, maaf-maaf”

Saat itu kami berdiri menatap tebing yang tingginya 143 meter. Air curug mengucur deras tanpa henti, kabut di puncak tebing menambah suasana semakin eksotis. “indahnya….!!” Ucapku terperangah.
Inilah pertama kalinya aku mengunjungi tempat seindah ini, sungguh “Nikmat Tuhan Manalagi Yang Kau Dustakan” . Allah Maha Besar, dan menunjukkan kebesarannya di hadapan kami sekarang. 



Aku teringat ucapan seorang guru sejarah sewaktu smp dulu. Beliau bertanya “Kenapa Indonesia kaya akan seni dan budaya?”
Kami terdiam, seorang teman berkata “karena kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa pak”
“ya benar, bangsa Indonesia memang terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Dan tahukah kalian siapa yang mengajarkan budaya pada nenek moyang kita?”
Semuanya diam dan saling tatap. 

Beliau menyambung perkataannya “yang mengajarkan nenek moyang kita adalah Tuhan, Ia mengajarkan lewat lukisan alam ciptaanNya. Dan nenek moyang kita dianugerahi ilmu untuk itu, untuk berkomunikasi dengan Tuhan dengan seni dan budaya. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan meskipun mereka bukan nabi atau rasul. Namun mereka adalah orang yang dekat dengan Tuhan, bahkan dapat merasakan keberadaanNya lewat ciptaan yang dilukiskan secara nyata di alam” 

Baru kali ini kami diajak untuk berfikir menyelami sejarah bangsa kami sendiri. Selama ini guru sejarah selalu terpaku pada teori-teori barat yang mengatakan bangsa Indonesia berasal dari yunan, tapi beliau membuka cakrawala kami tentang fakta sejarah yang dikemukakan oleh ilmuan negeri ini. Beliau mengutip perkataan bung hatta yang mengatakan bahwa ‘nenek moyang bangsa Indonesia bukan berasal dari yunan, tapi sebaliknya’. Nenek moyang bangsa asia adalah berasal dari Indonesia. Karena faktanya, manusia pra sejarah banyak tinggal di tepi sungai dan berlindung di dalam goa. Dan asal kalian tahu bahwa negara dengan jumlah sungai terbanyak, adalah Indonesia. Negara dengan goa terbanyak adalah juga Indonesia, negara dengan peninggalan pra sejarah terbanyak adalah Indonesia. Disini kita bisa menemukan ribuan candi, sarkofagus, gerabah, tulang belulang yang memfosil, dan yang lebih mencengangkan adalah menemuan piramida gunung sadahurip yang menjadi misteri yang menggemparkan.

Aku kembali tersadar dari lamunanku, lagi-lagi aku terperangah memandangi curug seribu. Sampai sebuah kalimat terucap dari bibirku “Alhamdulillah ya Allah kau lahirkan Aku dari rahim orang Indonesia, maka izinkan aku mampu memberi manfaat pada Indonesia, sampai kemudian Kau matikan dan menguburkan aku di tanah Indonesia”





Kamis, 07 November 2013

KEUTAMAAN HARI JUMAT BAGI UMAT ISLAM

        HARI Jumat merupakan hari yang sangat istimewa dalam Islam. Itu sudah kita ketahui bersama. Ada banyak hal yang disebutkan hadist dalam hari Jumat ini. Apa saja? Berikut hadist-hadist yang menyebutkan kelebihan hari Jumat.

         Dari Abu Hurairah katanya, Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, maksudnya: “Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu juga dia dikeluarkan dari syurga. Pada Jum’at juga kiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.” [HR Muslim]
          Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya hari Jum‘at adalah penghulu segala hari dan hari yang paling besar di sisi Allah Subhanhu wa Ta ‘ala yaitu hari yang lebih besar daripada hari raya Adha dan hari raya Fitrah, pada hari Jum‘at itu terdapat lima kejadian yaitu hari yang dijadikan Adam ‘alaihissalam dan Baginda di turunkan daripada syurga ke muka bumi, dan pada hari itu juga wafatnya Adam ‘alaihissalam, dan Allah mengurniakan satu saat di mana do’a-do’a dikabulkan kecuali do’a-do’a maksiat, dan hari Jum‘at juga akan terjadinya hari Kiamat.” [HR Ibnu Majah]
           Rasulullah sallallahu.’alaihi.wasallam bersabda, “Sesungguhnya harimu yang paling utama adalah hari Jum’at. Maka perbanyakkanlah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawatmu ditunjukkan kepadaku. Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami ditunjukkan kepadamu sedangkan tubuhmu telah hancur? Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam menjawab: Sesungguhnya Allah mengharamkan tubuh para Nabi bagi bumi (tidak hancur).” [HR Abu Daud, Nasa’i dan Ibnu Majah]
         Rasulullah bersabda maksudnya : “Barang siapa yang berwudhu dan kemudian dia pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Jum’at, lalu mendengar dan tidak bercakap (ketika khutbah dibacakan), maka diampuni dosa-dosanya yang ada di antara hari Jum’at itu dan hari Jum’at berikutnya.” [HR Muslim]
        Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Pada hari Jum’at terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba Muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkannya. Carilah ia di akhir waktu selepas asar.” [HR Abu Daud]
          Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seseorang Muslim itu meninggal dunia pada hari jum’at atau pada malam Jum’at melainkan Allah menyelamatkannya dari fitnah kubur (soalan di dalam kubur).” [HR At-Tirmizi]
         Rasulullah sallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan, semuanya adalah penghapus dosa-dosa di antara kedua-duanya selagi mana dijauhi dosa-dosa besar.” [HR Muslim]

Sumber: http://blog.student.uny.ac.id/animoonz/2013/06/08/keutamaan-hari-jumat-bagi-umat-islam/

Jumat, 04 Oktober 2013

HIKMAH MENGUCAP SALAM

Sebagai ajaran Rabbani Islam memang lengkap dan sempurna. Islam mengatur segenap urusan kehidupan manusia dari perkara yang paling kecil hingga perkara yang paling besar. Dari urusan yang bersifat individual hingga urusan sosial.

Salah satu tuntunan Islam ialah perkara bertegur sapa antara seorang beriman dengan Muslim lainnya. Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mencontohkan bahwa bila seorang Muslim berjumpa dengan Muslim lainnya, maka hendaklah ia mengucapkan sapaan khas Islam yaitu As-Salamu ‘Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh, artinya Salam damai untukmu dan semoga Rahmat dan Keberkahan Allah menyertaimu. Subhanallah...! Begitu indahnya tegur-sapa yang diajarkan agama Allah kepada hamba-hambaNya yang beriman.


Bahkan dalam suatu kesempatan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan tindakan mengucapkan salam sebagai bentuk ajaran Islam yang lebih baik. Menebar salam disetarakan dengan memberi makanan kepada orang yang dalam kesusahan.

أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ قَالَ
  تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ

Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shollallahu ’alaih wa sallam: “Manakah ajaran Islam yang lebih baik?” Rasul shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Hendaklah engkau memberi makanan dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak.” (HR Bukhary)

Dalam hadits yang lain Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan korelasi antara mengucapkan salam dengan saling mencinta antara satu Muslim dengan Muslim lainnya. Kemudian korelasi antara saling mencinta dengan keimanan. Kemudian akhirnya korelasi antara beriman dengan izin dari Allah untuk masuk surga, negeri keabadian yang penuh dengan kesenangan abadi.

Saudaraku, marilah kita berlomba untuk masuk surga dengan jalan senantiasa menebar salam satu sama lain di antara sesama kaum muslimin. Sungguh sederhana, namun sebagian kita enggan melakukannya. Padahal akibat yang ditimbulkannya menjadi idaman setiap Muslim: Masuk surga…! Bukankah ini bentuk kompetisi satu-satunya yang dibenarkan Allah untuk diperebutkan di antara sesama Muslim?

Sumber: eramuslim

Selasa, 24 September 2013

wanita cantik itu bernama... (sebuah pengakuan)



Aku mengenalnya saat disekolah dulu. Dia selalu terlihat cantik dan menarik membuat dunia terasa berhenti berputar. Ah kau membuatku tergila-gila hingga kutulis surat ini. Kau mengalahkan kecantikan kawan-kawanku di osis atau mpk atau kawan kawan dari ekskul model ( ekskul yg hanya ada di sma 86 hehe…)

Tatap matanya jeli, bola matanya berwarna biru, bulat dan bersih, mungkin karena dia tidak pernah melihat hal-hal yang diharamkan agama. Aduh ..makin terpesona aku dibuatnya ketika mengetahui sifatnya. Dia sangat supel, penyayang, pengasih, dan seringkali memberi kejutan untuk teman dekatnya.
Ketika aku mengenalnya ku coba cari tahu dimana rumahnya, senang hatiku saat kutahu ia tinggal tak jauh dari rumahku. Ia tinggal di komplek Al-Quran blok At Taubah nomor 41, 

Ah… makin lumerrr rasanya ketika aku tahu dia bersaudara dengan orang-orang pilihan. Ayahnya adalah para nabi dan rasul, sedangkan ibunya adalah mujahidah yang banyak melahirkan pejuang dan para khalifah. Dia orang yang kaya raya, keluarganya adalah pengusaha internasional dunia-akhirat jargon perusahaannya adalah As-Shaff 10-11 

Aku pernah bertanya padanya, apakah dia pernah berpacaran?,, dia hanya tersenyum. Beberapa orang teman dekatnya bilang dia belum pernah berpacaran dengan siapapun. dia hanya ingin menikah dengan seorang pria yang kuat imannya, cerdas akalnya dan rela berkorban untuk menegakkan diinullah. 

Suatu sore kulihat dia duduk diam sendirian di sudut ruang kelas. Kusapa dia, kemudian dia menatap kearahku, sore itu kulihat wajahnya tak secerah biasanya. Dia mencoba tersenyum meskipun terlihat memaksa. Begitulah dia, seorang yang tegar dan penuh optimis. Dia lalu mengatakan bahwa beberapa orang sahabatnya mulai pergi meninggalkan dirinya, entah kenapa dia pun tidak mengetahuinya. Lalu kutanya “apakah kau sedih karena hal itu?”. Kemudian kulihat ia tersenyum lalu menjawab “tidak, aku hanya khawatir mereka salah memilih jalan. Aku khawatir suatu saat nanti kami tidak berjumpa diakhirat. Ya allah lindungi mereka semoga silaturahim kami dapat terus berjalan demi tegaknya diinullah dibumi, izinkanlah mereka untuk terus belajar meskipun dengan jalannya masing-masing…”

Akupun menambahkan “bersabarlah, suatu saat nanti akan ada seribu, sejuta, semilyar orang yang akan terus berada disisimu untuk berjuang bersama dalam satu kesatuan yang kuat, kokoh dan tidak tercerai berai. Biarkanlah mereka belajar dengan caranya masing-masing moga Allah menguatkan dirimu, dan biarkan Allah memilih sahabat-sahabat terbaik yang setia menyayangimu” . “amin”

Sebenarnya aku malu telah berkata demikian, aku ini siapa? Tak pantas memberi nasihat pada orang sesempurna dirinya. Tapi hanya ini, hanya sebatas kata, selebihnya aku hanya dapat menunggu Ilahi menggerakkan hati sahabatnya untuk kembali padanya. Karena yang pernah membuatnya tersenyum ceria, yang pernah membuatnya melupakan kepenatan tugas-tugas sekolah, hanyalah mereka (sahabatnya) sedangkan aku ini hanya teman biasa saja dia baik padaku bukan karena aku spesial tapi karena memang sudah sifat dasarnya selalu baik pada siapa saja (al-fath 29). 

Andai dapat kuceritakan kerinduannya… dia tetap tersenyum padahal dihatiya ada gores luka yang tak dapat ia tutupi. Ya,, dia merindu sahabat-sahabatnya, aku tak sengaja pernah membaca buku harian yang ia tinggal dikelas. Katanya ia ingin bermajelis lagi bersama sahabatnya, ia merindu dengan teramat dalam dan tak tertahankan pada sahabatnya, rindu untuk kembali bersenda gurau, mengobrol, bercerita, saling mensuport, belajar bareng dan segudang kenangan yang tak terlupakan.” Semoga kita dapat berkumpul lagi,,, semoga…”
Ia menutup cerita dalam buku hariannya dengan berdoa:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini,telah berkumpul karena cinta-Mu,
dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu,
dan bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berpadu dalam membela syariat-Mu.
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya,
dan kekalkanlah cintanya,
dan tunjukkanlah jalannya,
dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
dan indahnya takwa kepada-Mu,
dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu,
dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.
Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.

Aamiin...”

Wanita cantik itu bernama “DAKWAH SEKOLAH (ROHIS)” :D

                                                                                                                                                                _yull_

Sabtu, 10 Agustus 2013

...kawan bertanya...



Suatu ketika saya ditanya oleh seorang kawan, beliau muslim dan sah saja untuk bertanya karena bertanya dan belajar adalah sebuah upaya untuk mencari kebenaran. Namun mungkin bagi sebagian orang pertanyaan ini nyeleneh dan membuat kita berfikir untuk bisa menjawabnya, jika kita tak bisa menjawabnya iman kita akan terasa di ombang-ambing tak karuan.
Begini pertanyaannya:

Sebenarnya Allah adil ngga sih? Masalahnya gue punya temen yang baik, dan care banget sama semua orang sayangnya agamanya non islam setau gue dalam islam agama yang benar dan diridhoi Allah Cuma islam terus temen gue yang non muslim itu masuk neraka dong, kan ngga adil ya?? 

Untuk menyikapi pertanyaan tersebut Terlebih dahulu kita harus mengesampingkan ego kita, karena bila dijawab dengan sifat ego kita yang ngga mau kalah pasti ujung dari dialog tersebut adalah sebuah pertengkaran (kita yakin agama kita paling benar dan kita menjelaskan itu seperti sebuah doktrin agama yang ngga bisa diganggu gugat). Karena pertanyaan itu butuh sebuah jawaban yang terbuka dan ngga menghakimi, bila salah dalam menjawab bisa jadi iman orang yang kita jelaskan akan goyah.

Tiga dalil yang perlu diperhatikan:
1.       Innadina indallahil islam (Ali-Imran :19)
2.       “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (an-Nisaa: 48)
3.  Memberi minuman binatang termasuk kebaikan yang dapat mengundang ampunan Allah dan menghapuskan dosa-dosa pelakunya. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa ada seekor anjing yang hampir-hampir mati kehausan. Lalu ada wanita pelacur dari kalangan Bani Israel melihatnya. Ia pun melepas sepatunya dan mengambil air untuk anjing tersebut kemudian memberinya minum, maka Allah swt. pun mengampuni dosanya atas tindakannya ini (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang, tiga dalil diatas menurut saya dapat untuk dijadikan rujukan, dan dapat saling dikaitkan.
a.       Benar bahwa Allah mengatakan dalam Alquran inna dina indallahil islam (sesungguhnya agama yang diridhoi Allah hanyalah islam. Berarti agama lain tidak diridhoi Allah dan ummatnya akan Allah jebloskan ke neraka jahanam. Tapi ada pengecualian dalam dua hal; pertama, kaum terdahulu sebelum kedatangan nabi Muhammad karena yahudi dan nasrani awalnya menyembah tuhan yang sama dengan islam yaitu Allah dan bagi mereka yang berpegang pada ajaran musa dengan tauratnya(yahudi) maupun ajaran isa/yesus dengan injilnya (nasrani) maka mereka adalah kaum yang selamat. Pasca datangnya nabi Muhammad maka kedua agama tersebut tidak akan dapat menolong kita dari azab Allah, meskipun taurat dan injil masih boleh untuk dipelajari namun pada prakteknya para rahib dan pendeta dari kedua agama tersebut sudah tidak murni keimanannya dan banyak melakukan bidah (tambahan) bahkan mereka merevisi kitab-kitabullah yang diturunkan tersebut.

Kedua, dalam sebuah negeri atau wilayah yang dakwah islam belum sampai kepada mereka sehingga mereka buta akan kebenaran islam, Allah tidak menjatuhi hukum yang sama dengan orang lain diluar wilayah tersebut yang informasi sudah terbuka dengan luas dan tidak ada batasan untuk seseorang dalam belajar, utamanya adalah mencari kebenaran

b.      Rasulullah memperbaiki akidah ummat selama 13 tahun sebelum akhirnya mengajarkan perkara muamalah, ini menunjukkan bahwa Rasulullah diperintahkan Allah untuk terlebih dahulu memperbaiki keimanan seseorang. Agar umat islam hanya menyembah Tuhan yang satu yaitu Allah dan bahwa Allah Maha Segala-galanya, tidak dapat disifati serupa dengan makhluknya (tidak beranak dan diperanakkan, tidak serupa dengan manusia, tidak menjelma menjadi manusia dll). Sehingga dosa syirik (menyekutukan Allah) menjadi dosa besar yang tidak diampuni. Dosa syiirik bukan hanya dilakukan oleh para dukun atau paranormal yang sering minta bantuan jin tapi juga dosa yang dilakukan oleh para rahib dan pendeta serta kaum diluar islam yang mensifati Allah dengan sifat-sifat manusia (seperti bentuknya, dan sifat manusia yang beranak-pinak/berketurunan)
c.       Berikutnya adalah hadis yang mengatakan seorang pelacur akhirnya masuk syurga karena memberi makan seekor anjing yang kehausan. Memang banyak versi orang dalam memaknai hadis tersebut, tapi bagi saya ini adalah hadis yang menjelaskan tentang ke-Maha Besaran Allah. Allah berhak menentukan siapa yang masuk surga dan siapa yang masuk neraka, karena memang itu hak prerogatif Allah. Tapi bukan berarti kita bisa masuk surga dengan mudah dengan bermaksiat sepanjang hari lalu kemudian sedikit beribadah, hadis itu untuk menjawab keresahan ahli maksiat yang hatinya sudah merasa gelap dan mencemaskan sudah tidak ada lagi ampunan untuknya sehingga hadis ini adalah sebuah motivasi bahwa rahmat dan ampunan Allah selalu terbuka buat siapa saja yang ingin bertaubat dan beramal shaleh. Pertanyaannya apakah Allah juga dapat memasukkan orang kafir (non-muslim) ke dalam surganya?,, jawabannya adalah ITU MERUPAKAN HAK PREROGATIF ALLAH, kita jalani saja apa yang kita yakini benar dengan akidah yang lurus iman yang kuat dan terus menerus belajar karena diantara jutaan pelacur hadis itu mengutip hanya satu pelacur yang masuk surga (sisanya?) oleh karena itu jangan jadi ahli makisiat dan berpeganglah pada kebenaran (Alquran-sunnah) agar rahmat Allah lebih dekat dengan kita.

Kesimpulan:
1.       Tidak ada yang membatasi kita dalam mencari kebenaran tentang Tuhan dan agama yang benar (kecuali di daerah terpencil yang dakwah Islam belum masuk kesana, atau zaman sebelum datangnya Al-quran)
2.       Syirik/ menyekutukan Allah adalah dosa besar yang tidak diampuni
3.       Kedua kesimpulan diatas meyakinkan kita bahwa hanya Islam yang paling benar, dan  pasti umatnya mendapat ganjaran berupa syurga Allah (tentunya melalui proses), karena agama lain (yahudi dan nashoro yang ada saat ini) adalah agama syirik/kafir dan menyimpang dari ajaran rasul Muhammad, nabi isa dan nabi musa (yang mengajarkan tauhidullah)
4.       Yang terakhir adalah bahwa Allah Maha besar dan tidak memiliki batasan apapun bahkan dalam menentukan siapa yang berhak masuk surga dan siapa yang berhak masuk neraka namun jangan pernah kita menyikapinya dengan terlalu bebas apalagi menganggap semua agama menyembah kepada tuhan yang sama dengan cara yang berbeda, karena pelacur yang masuk surga cuma satu sedangkan jutaan pelacur lainnya gda yang jamin akan masuk surga, ini menandakan umat dari agama lain bisa saja ada yang Allah angkat dan dimasukan ke dalam surga tapi insyaAllah ngga banyak. Karena syurga akan dihuni oleh Hamba-hamba Allah yang taat,  menjalankan Islam secara kaafah, serta menyembah Tuhan yang benar.
Wallahu Alam bisawwab :D

Sabtu, 27 Juli 2013

Menjaga Semangat Ibadah di Bulan Ramadhan



Tanpa kita sadari, sebenarnya selama bulan Ramadhan ini kita telah membangun spirit beribadah kepada sang Khalik. Patut kita akui juga, hampir sepekan ini, nuansa ibadah di dalam jiwa kita sangat tinggi. Nuansa ibadah itu terasa semakin tinggi ketika lingkungan di sekeliling menyajikan ”menu-menu ibadah”.

Namun tanpa kita sadari pula, rasa malas terkadang menghinggap di hati dan jiwa kita. Jangankan menjalankan ibadah sunah, melaksanakan ibadah yang wajib diperintahkan Allah swt terasa berat.

Perkara itu bukan suatu yang baru. Imam Ali ra pernah berkata, ”Kadang hati itu merespon perbuatan baik dan menolak perbuatan baik. Kadang begitu bersemangat untuk melakukan ibadah dan kadang malas.” Jika kondisi demikian benar-benar terjadi pada diri kita, maka kita tidak bedanya dengan orang yang telah memintal benang dengan kuat setelah itu diberaikan kembali.

Sangat disayangkan jika kita mendapatkan kondisi seperti itu. Tentu saja berkah dan rahmat Alla swt akan pergi meninggalkan kita. Agar kita tidak termasuk kaum yang merugi, ada baiknya kita membaca dan menghayati pesan yang disampaikan Imam Ali ra, bahwa ”jika kondisi hati ini sedang merespon yang baik, maka bawalah hati itu melakukan ibadah sunnah sebanyak-banyaknya. Dan sebaliknya apabila hati itu sedang malas dan menolak kebaikan maka lakukanlah ibadah minimal yang wajib.”

Setidaknya terdapat lima tips agar hati kita tetap bersemangat dalam melakukan ibadah. Pertama, hadirkan kesadaran abadi akan adanya syurga. Seorang muslim harus berobsesi terhadap tingkatan syurga, yaitu surga Firdaus.
Dalam suatu hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori, dikatakan bahwa ”kalau kita ingin surga, mintalah syurga Firdaus. Permintaan tersebut haruslah diimbangi dengan pengetahuan kualifikasi penduduk surga.”

Kedua, harus pandai menahan amarah (kecerdasan emosi terletak pada marah). Rasulullah saw memberikan cara mengelola amarah, yaitu: membaca ta’awuzd atau jika tetap terasa ingin marah, maka dianjurkan mengambil air wudhu.
Ketiga, mudah memaafkan orang lain. Pernah dikisahkan Hasan Al Bisri yang mempunyai tetangga non-muslim. Sang tetangga memiliki kamar mandi di atas rumahnya dan bocor sehingga air merembes masuk ke dalam rumah Hasan Al Bisri.

Setiap hari beliau selalu menadahi air bocoran dengan ember. Suatu ketika beliau sakit parah dan sang tetangga-pun menjenguknya. Diapun bertanya air dari manakah ini? Hasan Al Bisri pun mencoba mengalihkan pembicaraannya. Tetapi sang tetangga terus bertanya; air dari manakah ini yang Anda tampung? Akhirnya Hasan Al Bisri menjawab, bahwa air itu adalah air rembesan dari kamar mandi Anda.

Berapa lama Anda menampungnya? 18 tahun. Betapa terkejutnya sang tetangga itu. Sang tetangga menjadi takjub akan sifat pemaaf Hasan Al Bisri, kemudian sang tetangga langsung masuk Islam.

Cara keempat yang patut kita lakukan adalah menghadirkan kecemasan abadi akan adanya neraka. Caranya adalah dengan sering-sering membaca dan mendengar ayat-ayat azab dari a-Quran. Sebagai contoh, sayyidina Umar pernah mendengar surah Attur ayat 7 berbunyi, “Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi.”

Mendengar ayat itu beliau langsung menangis dan jatuh pingsan. Ada kisah yang menyebut setelah itu sayyidina Umar dilaporkan mengalami sakit selama 2 bulan. Beliau menganggap bahwa ayat itu untuk dirinya yang dahulu penuh dengan dosa. 

Kelima, berinteraksi dengan orang-orang saleh. Tidak dipungkiri bahwa orang saleh adalah magnet kebaikan. Semoga di bulan Ramadhan ini, kita bisa menjaga semangat ibadah untuk 11 bulan pascaRamadhan. Aamiin.

_Republikaonline_