Quote of this day

SEMOGA SUKSES ^_^ !! salam hangat dari saya semoga kita selalu mengingat ALLAH, karena ALLAH tidak pernah lupa dengan kita * mari berolahraga agar tubuh sehat dan bugar * dahulukan makan buah sebelum makan menu utama agar nutrisi dapat terserap lebih optimal * Ronaldinho pernah mencuri apel agar ia dapat latihan berlari lebih kencang * belajar dari alam membuat kita semakin bijak * bergaullah dengan orang yang tepat tapi berilah pengaruh positif pada semua orang * tertawalah sebelum tertawa itu dilarang

Selasa, 07 Januari 2014

Disonansi Kognitif




Menurut Festinger (1957, hal. 3) disonansi kognitif adalah ketidaksesuaian yang terjadi antara dua elemen kognitif yang tidak konsisten yang menyebabkan ketidaknyamanan Psikologis serta memotivasi orang untuk berbuat sesuatu agar disonansi itu dapat dikurangi. Istilah disonansi/disonan berkaitan dengan istilah konsonan dimana keduanya mengacu pada hubungan yang ada antara elemen.

Elemen-elemen yang dimaksud adalah elemen kognitif (Festinger, 1957). Hubungan antara elemen kognitif yang konsonan berarti adanya suatu kesesuaian antara elemen kognitif manusia (Festinger, 1957 dalam Breckler, Olson, & Wiggins, 2006). Sementara hubungan yang disonan seperti yang juga
diungkapkan oleh Festinger (1957) :
“ These two elements are in a dissonant relation if, considering these two alone,
the observe of one element would follow from the other”
Contoh hubungan yang disonan antara elemen kognitif menurut Festinger (1957) yaitu jika seseorang tahu bahwa ia sedang terlilit hutang dan dia membeli sebuah mobil baru, maka akan terjadi hubungan yang disonan antara kedua elemen kognitif tersebut. Festinger juga menyatakan bahwa hubungan yang konsonan antara elemen kognitif menghasilkan perasaan yang menyenangkan, sementara hubungan yang disonan akan menyebabkan perasaan yang tidak enak atau tidak nyaman pada individu. Perasaan tidak nyaman yang terbentuk akibat hubungan yang disonan tersebut memotivasi individu untuk melakukan sesuatu agar disonansi itu dapat dikurangi sehingga mereka akan merasa nyaman kembali (1957, dalam Breckler, Olson, & Wiggins, 2006).

Setiap hubungan yang disonan tentu saja tidak sama besarnya, dimana Festinger (dalam Breckler, Olson, & Wiggins, 2006) menyatakan bahwa tingkat kepentingan dari elemen-elemen kognitif mempengaruhi besarnya disonansi yang terjadi. Semakin penting atau semakin bernilainya suatu elemen kognitif akan mempengaruhi besarnya hubungan yang disonan antara elemen tersebut. Breckler, Olson, & Wiggins, (2006) juga menyatakan bahwa disonansi antara elemenelemen kognitif yang penting akan menyebabkan perasaan negatif yang lebih besar dibandingkan disonansi pada elemen-elemen yang kurang penting. Sebagai contoh yaitu, melukai perasaan sahabat akan lebih menimbulkan disonansi yang besar dibanding ketika melukai perasaan orang asing.

1. Sumber Disonansi Kognitif
Menurut Festinger (1957) sumber-sumber disonansi kognitif, antara lain :
1.      Inkonsistensi Logis (Logical Inconsistency)
Disonansi yang terjadi karena ketidaksesuaian elemen kognitif dengan halhal logis yang ada. Contoh inkonsistensi logis yang dikemukakan oleh Sarlito (1998) keyakinan bahwa air membeku pada 0ºC, secara logis tidak konsisten dengan keyakinan bahwa es balok tidak akan mencair pada 40ºC.
2.      Nilai-nilai Budaya (Culture Mores)
Perbedaan budaya yang menyebabkan terjadinya disonansi kognitif. Contohnya: makan dengan tangan di pesta resmi di Eropa menimbulkan disonansi, tetapi makan dengan tangan di warung di Jakarta dirasakan sebagai konsonan (Sarlito, 1998).
3.      Pendapat Umum (Opinion Generality)
Disonansi dapat terjadi apabila pendapat yang dianut banyak orang dipaksakan kepada pendapat perorangan. Contohnya: seorang remaja yang senang menyanyi lagu keroncong. Hal ini menimbulkan disonansi karena pendapat umum percaya bahwa lagu keroncong hanya merupakan kegemaran orang-orang tua (Sarlito, 1998).
4.      Pengalaman Masa Lalu (Past Experience)
Jika kognisi tidak konsisten dengan pengetahuan pada pengalaman masa lalu, maka akan muncul disonansi. Contoh dari pengalaman masa lalu yang menjadi sumber disonansi kognitif menurut Sarlito (1998) berdiri di hujan tidak basah. Keadaan ini disonan karena tidak sesuai dengan pengalaman masa lalu.

2. Cara Mengurangi Disonansi Kognitif
Adanya disonansi meningkatkan tekanan untuk mengurangi atau bahkan mengeleminasi disonansi tersebut. Semakin besar suatu disonansi kognitif yang terjadi, maka intensitas perilaku yang dikeluarkan untuk mengurangi disonansi tersebut akan semakin meningkat serta perilaku penghindaran yang dapat meningkatkan disonansi juga akan semakin sering dilakukan (Festinger, 1957).
Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi disonansi Kognitif menurut Festinger (1957) yaitu :

1.      Mengubah Elemen Kognitif Tingkah Laku
Ketika disonansi terjadi antara elemen kognisi lingkungan dengan elemen tingkah laku, disonansi dapat dihilangkan dengan cara mengubah elemen kognisi tingkah laku agar konsonan dengan elemen lingkungan. Sebagai contoh adalah orang yang merokok dan dia tau bahwa rokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, akan berhenti merokok untuk menghilangkan disonansi kognitif yang dia rasakan. Cara ini paling sering dilakukan, tetapi tidak selalu dapat dilakukan karena mengubah tingkah laku yang sudah menjadi kebiasaan tidaklah mudah.
2.      Mengubah Elemen Kognitif Lingkungan
Mengubah elemen lingkungan agar konsonan dengan elemen kognitif tingkah laku dapat dilakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan disonansi kognitif yang terjadi. Hal ini tentu saja lebih sulit dibandingkan mengubah elemen tingkah laku karena individu harus punya kontrol yang cukup terhadap lingkungannya.
3.      Menambah Elemen Kognitif yang Baru
Disonansi kognitif juga dapat dikurangi dengan cara menambah elemen kognitif yang baru agar konsonan dengan elemen kognitif yang lain. Dengan menambah elemen kognitif yang baru maka disonansi kemungkinan akan berkurang dengan menurunkan tingkatan dari pentingnya disonansi tersebut. Contohnya orang yang merokok dan tau efek negatif dari merokok akan mengurangi disonansi kognitif yang terjadi dengan cara mencari informasi terkait perilaku merokok yang dapat menurunkan disonansi kognitif secara keseluruhan, seperti informasi bahwa konsumsi minuman keras lebih mematikan dari pada perilaku merokok. Lewat cara ini berarti individu juga secara aktif menghindari informasi yang dapat meningkatkan disonansi kognitif yang mereka alami. Menurut Breckler, Olson, & Wiggins, (2006) cara mereduksi disonansi kognitif tersebut juga dapat dilakukan lewat rasionalisasi, yaitu meyakinkan diri sendiri bahwa perilaku yang dilakukan saat ini atau di masa lampau semuanya masuk akal dan dapat diterima. Sedangkan menurut Simon, Greenberg, & Brehm (1995, dalam Baron & Byrne, 2000 ) trivialization atau secara mental meminimalisir tingkat kepentingan dari sikap atau perilaku yang tidak konsisten, juga dapat dilakukan sebagai tehnik untuk mengurangi disonansi kognitif yang dialami.

Sumber: librarybinus.ac.id

Jumat, 03 Januari 2014

VERLICHTE

...
Bus transjakarta yang ia tumpangi berhenti di halte harmoni untuk transit sejenak. Segerombolan orang keluar dan berganti dengan gerombolan yang lain. Terlihat ekspresi yang beraneka ragam dari penumpang bus, ada yang terlihat buru2, ada yang duduk santai sambil mendengar headset, ada yang terlihat pegal2 karena sudah berdiri terlalu lama. Namun pandangan risa tertuju pada seorang pria ekspatriat yang bertubuh tinggi kekar, berkulit putih namun berambut hitam terlihat seperti keturunan indo-belanda.

Pemandangan itu membuat ia teringat dengan buku catatan seorang pria belanda bernama Peter van hoff. Dalam buku catatan tsb, van hoff menggambarkan keadaan kota batavia yang pada masa itu orang belanda banyak tinggal disana. Setiap pagi dan sore, kota batavia dipadati oleh orang kulit putih yang mengenakan pakaian rapih dan licin, mereka berlalu lalang di kota dengan menumpang trem, sepeda kumbang atau berjalan kaki. Keadaan trem saat itu serupa dengan bus transjakarta yang ditumpangi risa, namun dulu orang pribumi tidak diizinkan berada satu kelas dengan para mijnher dan mevrow belanda. Orang pribumi dilarang duduk berdampingan dengan orang belanda, tempat pribumi adalah di paling belakang bersama ternak atau barang. Di restoran pun demikian, meskipun tidak ada tulisan ''kawasan bebas pribumi'' namun ada larangan secara tersirat yang apabila dilanggar akan dikenakan sanksi tegas.




Tanpa sadar ternyata bus telah tiba di halte bus kota tua. Risa memandang bangunan stasiun kota yang usianya sudah setua kota batavia. Dalam kekagumannya tersebut risa teringat untuk mengeluarkan buku catatan yang sudah ia persiapkan dalam ranselnya.

Disaat bersamaan pria bule yang tadi satu bus dengan risa sedang membuka peta di tablet-nya untuk melihat google map. Sore itu memang mendung telah menutupi kota jakarta. Rintik hujan pun turun dengan lembut membasahi rasa lelah penduduk kota yang saat itu tergesa mencari tempat berteduh.

Pria bule itu bernama cristopher de vrist, dia memang seorang keturunan indo belanda namun darah belandanya lebih mendominasi sehingga terlihat seperti seorang mijnher. Dia adalah seorang peneliti yang bekerja di kedutaan belanda. Projeknya kali ini adalah meneliti kebenaran kabar tentang dikuburnya harta kesultanan banten di sepanjang kali sunter. Harta kesultanan tersebut konon dikubur oleh bendahara sultan saat leluhurnya ''para marsose belanda'' mencoba menaklukkan kesultanan banten.

Untuk melanjutkan penelitiannya ia mencoba mencari bukti dengan mendatangi berbagai museum di jakarta. Tujuannya kali ini adalah museum fatahillah kota tua jakarta.

Setelah membuka peta dalam tabletnya, cris bergegas menuju tempat tujuannya melewati museum mandiri, namun terhenti di halte depan museum Bank Indonesia.

Saat itu halte bus belum terlalu ramai, hanya tampak 3 orang sedang berdiri sambil memperhatikan jalan, 4 orang yg lain duduk asyik dengan gadgetnya. Pandangan cris tertuju pada seorang wanita muslimah yang sedang duduk dan membuka-buka sebuah buku yg terlihat seperti sebuah binder.

Paras wajahnya sangat cantik, bola mata yang jernih dan bulat, pipi yang bersih kemerahan, bentuk dagu yang proporsional dan hidung yang mancung serta bibir merah jambu memperlihatkan keanggunan wanita jawa. Keanggunan tersebut semakin terlihat nyata dengan balutan hijab yang menutupi kepalanya. Cris terpaku sesaat, sembari pikirannya menerobos ruang dan waktu seraya membayangkan para putri raja tanah jawa yang terkenal memiliki wajah manis.

Namun seketika cris tersadar dari lamunannya dan berkata dalam hati ''oh tuhan, beri aku kekuatan untuk mengendalikan pikiran ku yang ngawur ini''.

Lama kelamaan, halte bus dipadati oleh para pengendara sepeda motor yang menepi untuk menunggu hujan reda. Setelah satu jam berteduh di halte, cris melihat arloji rolexnya dan jarum telah menunjukkan pukul 5 sore. ''nampaknya aku datang terlalu sore, mudah-mudahan museum belum tutup''. Tak lama kemudian hujan mulai reda dan cris kembali melanjutkan perjalanannya. 5 menit berjalan, ia akhirnya tiba di depan museum sejarah jakarta atau terkenal dengan museum fatahilah. Dari kejauhan terlihat pintu gerbang telah tertutup, cris bergegas mengambil jalan memutar mencari pintu belakang untuk menemui penjaga museum dan berharap surat riset dari kedutaan belanda dapat membantunya untuk membujuk penjaga membukakan pintu gerbang museum.



Ketika tiba di pintu belakang, cris kembali melihat orang yang tadi dilihatnya di halte bus. gadis itu sedang berusaha membujuk penjaga museum untuk dapat masuk, namun nampaknya penjaga museum agak mengabaikan bujukannya. Tibalah cris di depan pos penjaga, ia lalu mengeluarkan secarik kertas bertanda tangan dubes belanda. Sejenak penjaga melihat isi surat tersebut kemudian bertanya, ''sory sir, your name is cristopher de vrist?''. Cris menjawab dengan bahasa indonesia cukup fasih sambil mengulurkan tangan ''iya betul saya cris''. ''oh mister bisa bahasa indonesia, perkenalkan saya agus, staf perawatan dan pemeliharaan museum fatahilah'' menyambut dengan menjabat tangan cris. ''oh pak agus, senang bertemu anda'' sahut cris. ''iya sama-sama, prof agung telah menceritakan bahwa sahabatnya dari belanda akan mengunjungi tempat ini dan saya di perintahkan untuk menemani anda sampai beliau kembali dari mengajar di kampus''.
''terimakasih pak agus, maaf kalau saya merepotkan sore-sore begini''
''tak usah sungkan, apa yang bisa saya bantu?'' jawab pak agus.
''saya ingin melihat2 ke dalam pak, bapak bisa temani saya?'' ujar cris
''dengan senang hati, itu memang bagian dari tugas saya''.

Melihat cris masuk dengan cukup mudah, risa akhirnya memohon kepada cris untuk memperbolehkannya ikut masuk bersamanya.
''mister, izinkan saya masuk bersama anda...'' sahut risa sembari memohon. Melihat wajah risa, cris seperti terperdaya dan tak kuasa menolaknya. Akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam museum bersamaan.

Dalam perjalanan menyusuri museum, terdengar pak agus menjelaskan tentang sejarah museum tersebut sampai akhirnya berhenti di sebuah lemari kaca yang di dalamnya terdapat kertas2 kuno yang terlihat tampak kecoklatan. ''Nah ini dia manuskrip yang mister cari''. ''terimakasih pak agus, bisakah anda tinggalkan saya sendiri bersama manuskrip ini?'' ujar cris. '' ya tentu, panggil saja saya kalau mister butuh bantuan''. Cris tersenyum dan mengangguk. Dengan teliti cris memperhatikan tiap rangkaian huruf yang membentuk kata-kata berbahasa belanda dalam manuskrip itu. Di dalamnya dijelaskan bahwa kota batavia didirikan oleh jan pieterszoon coen pada 1619. Batavia merupakan pusat perdagangan voc di kawasan hindia timur. Namun kota dalam benteng itu sering kali mendapat serangan dari pasukan banten, pasukan raja-raja jawa dan laskar pangeran jayakarta. Untuk mengamankan batavia, voc kemudian membangun enam buah benteng di sebelah selatan batavia yang saat itu masih banyak hutannya. Namun keenam benteng yang dimaksud tak dipaparkan secara mendetail dalam manuskrip itu. Hanya 3 benteng saja yang dijelaskan disana, yaitu benteng rijswijk, benteng noordwijk dan benteng frederik. Ketiga benteng tersebut didirikan pada pertengahan abad ke tujuh belas. Fungsinya sebagai pertahanan pertama jika datang serangan dari sebelah selatan. Kemudian di sekitar benteng muncul pemukiman pribumi, indo-eropa, cina dan kaum mardijker, yaitu para budak voc yang telah di merdekakan.

Saat sedang khusyuk membaca, terdengar suara jeritan dari lantai 2 museum. Cris teringat bahwa gadis yang tadi berteduh di halte bersamanya saat ini berada disana. Dengan tangkas cris menutup lembaran manuskrip menyimpan dengan rapih di lemari kaca dan bergegas lari menuju anak tangga dan mencari sumber suara tersebut.


...to be continued...


(fakta diambil dari berbagai sumber otentik)

Kamis, 02 Januari 2014

"Bukan" 5Cm

 Dari kejauhan Dirga memanggil kami yang telah kelelahan “ayoo, cepat. sebentar lagi kita sampai”

Aku, dan yang lainnya masih duduk di sebuah shelter memandangi tebing hijau yang berjajar mengelilingi kami. Setelah mendengar panggilan dirga, kami saling tatap. “sebentar lagi kita sampai”

“Ayo jalan” ucap gea mencoba menyemangati kami dengan sisa-sisa tenaganya. “ayo.. “

Dari kejauhan, lagi-lagi dirga meneriaki kami, kali ini untuk melihat ke bawah, dia bilang jalanan curam dan licin karena habis hujan. Trek saat itu memang licin, terdiri dari bebatuan dan tanah, jangan harap ada kendaraan yang bisa lewat sini. Kami berada di tengah lembah hijau gunung halimun salak, tebing itu mengelillingi kami, dan kami merasa benar-benar berada di lembah, di sisi kanan tebing terlihat kucuran air dari sela sela bebatuan. “dirga, itu curugnya?” tanyaku antusias



“iya itu, sepertinya kering. Sudah, Kalian jangan liat kanan atau kiri, focus aja sama jalan.hati-hati licin”
Tak lama kami berjalan, aku, gea, friska dan rian bertemu dengan jalan berbelok. dirga berdiri di kelokan sambil tersenyum. Dan saat kami berbelok ia berkata “selamat datang di curug seribu, lukisan Tuhan di Bumi”

Subhanallah, Dimanakah kita? Inikah surga dunia. Tak heran jika prof Santos seorang peneliti dari brazil mengatakan bahwa samudera atlantis yang hilang itu adalah negri kami Indonesia.
“arghhh! Dirga, kamu berbohong. Kau bilang curugnya yang disebelah kanan tadi. Ternyata di balik tebing ini..” ucap gea kesal

“haha, maaf-maaf”

Saat itu kami berdiri menatap tebing yang tingginya 143 meter. Air curug mengucur deras tanpa henti, kabut di puncak tebing menambah suasana semakin eksotis. “indahnya….!!” Ucapku terperangah.
Inilah pertama kalinya aku mengunjungi tempat seindah ini, sungguh “Nikmat Tuhan Manalagi Yang Kau Dustakan” . Allah Maha Besar, dan menunjukkan kebesarannya di hadapan kami sekarang. 



Aku teringat ucapan seorang guru sejarah sewaktu smp dulu. Beliau bertanya “Kenapa Indonesia kaya akan seni dan budaya?”
Kami terdiam, seorang teman berkata “karena kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa pak”
“ya benar, bangsa Indonesia memang terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Dan tahukah kalian siapa yang mengajarkan budaya pada nenek moyang kita?”
Semuanya diam dan saling tatap. 

Beliau menyambung perkataannya “yang mengajarkan nenek moyang kita adalah Tuhan, Ia mengajarkan lewat lukisan alam ciptaanNya. Dan nenek moyang kita dianugerahi ilmu untuk itu, untuk berkomunikasi dengan Tuhan dengan seni dan budaya. Mereka berkomunikasi dengan Tuhan meskipun mereka bukan nabi atau rasul. Namun mereka adalah orang yang dekat dengan Tuhan, bahkan dapat merasakan keberadaanNya lewat ciptaan yang dilukiskan secara nyata di alam” 

Baru kali ini kami diajak untuk berfikir menyelami sejarah bangsa kami sendiri. Selama ini guru sejarah selalu terpaku pada teori-teori barat yang mengatakan bangsa Indonesia berasal dari yunan, tapi beliau membuka cakrawala kami tentang fakta sejarah yang dikemukakan oleh ilmuan negeri ini. Beliau mengutip perkataan bung hatta yang mengatakan bahwa ‘nenek moyang bangsa Indonesia bukan berasal dari yunan, tapi sebaliknya’. Nenek moyang bangsa asia adalah berasal dari Indonesia. Karena faktanya, manusia pra sejarah banyak tinggal di tepi sungai dan berlindung di dalam goa. Dan asal kalian tahu bahwa negara dengan jumlah sungai terbanyak, adalah Indonesia. Negara dengan goa terbanyak adalah juga Indonesia, negara dengan peninggalan pra sejarah terbanyak adalah Indonesia. Disini kita bisa menemukan ribuan candi, sarkofagus, gerabah, tulang belulang yang memfosil, dan yang lebih mencengangkan adalah menemuan piramida gunung sadahurip yang menjadi misteri yang menggemparkan.

Aku kembali tersadar dari lamunanku, lagi-lagi aku terperangah memandangi curug seribu. Sampai sebuah kalimat terucap dari bibirku “Alhamdulillah ya Allah kau lahirkan Aku dari rahim orang Indonesia, maka izinkan aku mampu memberi manfaat pada Indonesia, sampai kemudian Kau matikan dan menguburkan aku di tanah Indonesia”





Kamis, 07 November 2013

KEUTAMAAN HARI JUMAT BAGI UMAT ISLAM

        HARI Jumat merupakan hari yang sangat istimewa dalam Islam. Itu sudah kita ketahui bersama. Ada banyak hal yang disebutkan hadist dalam hari Jumat ini. Apa saja? Berikut hadist-hadist yang menyebutkan kelebihan hari Jumat.

         Dari Abu Hurairah katanya, Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, maksudnya: “Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu juga dia dikeluarkan dari syurga. Pada Jum’at juga kiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.” [HR Muslim]
          Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya hari Jum‘at adalah penghulu segala hari dan hari yang paling besar di sisi Allah Subhanhu wa Ta ‘ala yaitu hari yang lebih besar daripada hari raya Adha dan hari raya Fitrah, pada hari Jum‘at itu terdapat lima kejadian yaitu hari yang dijadikan Adam ‘alaihissalam dan Baginda di turunkan daripada syurga ke muka bumi, dan pada hari itu juga wafatnya Adam ‘alaihissalam, dan Allah mengurniakan satu saat di mana do’a-do’a dikabulkan kecuali do’a-do’a maksiat, dan hari Jum‘at juga akan terjadinya hari Kiamat.” [HR Ibnu Majah]
           Rasulullah sallallahu.’alaihi.wasallam bersabda, “Sesungguhnya harimu yang paling utama adalah hari Jum’at. Maka perbanyakkanlah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawatmu ditunjukkan kepadaku. Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami ditunjukkan kepadamu sedangkan tubuhmu telah hancur? Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam menjawab: Sesungguhnya Allah mengharamkan tubuh para Nabi bagi bumi (tidak hancur).” [HR Abu Daud, Nasa’i dan Ibnu Majah]
         Rasulullah bersabda maksudnya : “Barang siapa yang berwudhu dan kemudian dia pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Jum’at, lalu mendengar dan tidak bercakap (ketika khutbah dibacakan), maka diampuni dosa-dosanya yang ada di antara hari Jum’at itu dan hari Jum’at berikutnya.” [HR Muslim]
        Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Pada hari Jum’at terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba Muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkannya. Carilah ia di akhir waktu selepas asar.” [HR Abu Daud]
          Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seseorang Muslim itu meninggal dunia pada hari jum’at atau pada malam Jum’at melainkan Allah menyelamatkannya dari fitnah kubur (soalan di dalam kubur).” [HR At-Tirmizi]
         Rasulullah sallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan, semuanya adalah penghapus dosa-dosa di antara kedua-duanya selagi mana dijauhi dosa-dosa besar.” [HR Muslim]

Sumber: http://blog.student.uny.ac.id/animoonz/2013/06/08/keutamaan-hari-jumat-bagi-umat-islam/