Quote of this day

SEMOGA SUKSES ^_^ !! salam hangat dari saya semoga kita selalu mengingat ALLAH, karena ALLAH tidak pernah lupa dengan kita * mari berolahraga agar tubuh sehat dan bugar * dahulukan makan buah sebelum makan menu utama agar nutrisi dapat terserap lebih optimal * Ronaldinho pernah mencuri apel agar ia dapat latihan berlari lebih kencang * belajar dari alam membuat kita semakin bijak * bergaullah dengan orang yang tepat tapi berilah pengaruh positif pada semua orang * tertawalah sebelum tertawa itu dilarang

Rabu, 28 Mei 2014

KEUTAMAAN ILMU


“…Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?..”
(Az Zumar [39]: 9)

Islam sangat menghargai ilmu dan ulama (ilmuwan), sehingga kedudukan ilmu dan ulama sangat tinggi dan mulia dalam parameter Islam. Allah SWT telah berfirman: “… niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (Al Mujaadilah [58]: 11).

Rasulullah SAW juga telah mengisyaratkan: “Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan, niscaya ia akan diberi pengertian atau pemAahaman mengenai agama” (HR. Bukhary dan Muslim). Bahkan kedudukan seorang alim (orang yang berilmu) lebih tinggi dibandingkan kedudukan seorang ‘abid (orang yang beribadah). “Kelebihan seorang alim dari seorang ahli ibadah, seperti kelebihanku terhadap orang yang terendah di antara kamu” (HR. At Tirmidzi).
Berkata Umar RA: “Wahai manusia! Kalian wajib menuntut ilmu. Sesungguhnya Allah memiliki selendang kemuliaan. Barangsiapa mencari satu bab ilmu saja, niscaya Allah akan membalutnya dengan selendang kebesaran-Nya”.
Mu’adz bin Jabal berkata: “Belajarlah olehmu ilmu pengetahuan! Sebab, mempelajarinya karena takut kepada Allah merupakan ibadah, mempelajarinya berarti tasbih, membahasnya jihad, mengajarkannya shadaqah dan mencurahkannya kepada ahlinya merupakan qurban. Ilmu adalah teman dalam kesendirian, dalil agama dan penolong dalam suka dan duka. Ia shahabat karib di kala sepi, teman yang paling baik dan paling dekat serta ia merupakan cahaya jalan menuju surga. Dengannya Allah mengangkat martabat ummat, lalu dijadikan-Nya mereka pemimpin dalam hal kebaikan”.

Kewajiban Menuntut Ilmu

Karena kedudukan ilmu yang sedemikian tingginya, maka Islam mewajibkan ummatnya untuk mempelajari ilmu, sehingga diharapkan mereka bekerja berdasarkan ilmunya, bukan sekedar mengikuti seseorang tanpa tujuan. “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”(Al Israa’ [17]: 36).
Ayat ini mengisyaratkan bahwa Islam sangat memusuhi sikap-sikap taqlid, yaitu sikap mengikuti sesuatu tanpa didasarkan pada ilmu, tetapi hanya sekedar ikut-ikutan. Mereka inilah yang disebut dengan pengikut fanatik atau pengikut buta. Berkata Al Aufi tentang maksud dari ayat ini: “Janganlah engkau menuduh seseorang tentang sesuatu yang engkau tidak mempunyai pengetahuan dalam hal itu”.
Sedangkan Qatadah berkata:”Janganlah engkau berkata, “Aku telah melihat padahal engkau tidak melihat, aku telah mendengar padahal engkau tidak mendengar, aku telah mengetahui padahal engkau tidak mengetahui”. Sementara Allah akan meminta pertanggungjawaban kamu tentang hal itu”.
Maka segala sesuatu yang hendak kita kerjakan, semuanya dilandaskan kepada ilmu. Bahkan memahami syahadat pun, harus dilandasi dengan ilmu.
“Maka ketahuilah (ilmuilah), bahwa sesungguhnya tidak ada ilah (Yang Haq) melainkan Allah…” (Muhammad [47]: 19).
Rasulullah SAW menegaskan kembali tentang wajibnya menuntut ilmu bagi setiap Muslimin dan Muslimat. Sabdanya: “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslimin dan muslimah”

Kedudukan Ilmu :

- Fardhu ‘Ain

Ada ilmu-ilmu dalam syari’at Islam yang berkedudukan fardhu ‘ain,yaitu wajib bagi setiap Muslimin dan Muslimat untuk mempelajarinya. Ilmu-ilmu yang wajib untuk dipelajari oleh setiap Muslimin dan Muslimat adalah ilmu-ilmu yang lazim dipergunakan untuk kepentingan diennya atau untuk dunianya.
Imam Abu Muhammad bin Hazm berkata,”Seorang Muslim dan Muslimah harus mempelajari bagimana bersuci, shalat, puasa, halal-haram mengenai makanan dan minuman, pakaian, seks, perkataan dan per- buatan. Semua ini harus dipelajari oleh setiap Muslimin dan Muslimat baik yang merdeka maupun hamba sahaya supaya mereka dapat mempraktekannya ketika sudah baligh. Ia juga harus mempelajari Bahasa Arab untuk memperbagus bacaan Al Qu’an, Hadits,bacaan-bacaan shalat, takbir, tasbih dan lain sebagaianya”. Imam Ghazali mengatakan,”Ilmu dan tujuannya terbagi menjadi dua: syar’i dan non syar’i.
Syari’ah adalah sesuatu yang diambil dari Nabi-Nabi dan akal tidak dapat menunjukkannya, tidak pula pengalaman seperti kedokteran, bahasa dan sejenisnya”.
Sehingga ilmu yang wajib diilmui oleh setiap Muslimin dan Muslimat adalah:
Ilmu untuk mengetahui aqidahnya dengan pengetahuan yang meyakinkan dan shahih, bebas dari segala bentuk syirik dan khurafat.
Ilmu untuk memperbaiki ibadahnya kepada Allah SWT secara dhahir, agar ibadah itu sesuai dengan bentuk yang disyari’atkan. Secara bathiniah dimaksudkan supaya ibadahnya sarat dengan nilai keikhlasan.
Ilmu untuk dapat membersihkan dirinya dan mensucikan hatinya dan untuk mengetahui keutamaan-keutamaan “yang menyelamatkan” sekaligus mengamalkannya. Juga ilmu untuk mengetahui kerikil- kerikil “yang membahayakan” sekaligus menjauhinya.
Ilmu untuk memperbaiki perilaku dalam berhubungan dengan dirinya sendiri, keluarganya dan sesamanya. Terhadap pemerintah dan rakyat, terhadap sesama Muslim dan non Muslim. Dengan itu, ia mengetahui yang halal dan haram, yang wajib dan sunnah, yang layak dan yang tidak layak. Kewajiban mempelajari ilmu-ilmu ini merupakan batas minimal pengetahuan bagi seorang Muslim terhadap dien-nya di setiap lingkungan dan setiap keadaan. Imam Abu Muhammad bin Hazm berkata,”Jika mereka tidak mendapatkan ilmu ini di negaranya, maka dianjurkan untuk mencarinya ke luar, walaupun ke tempat yang paling jauh”. Setelah mempelajari dan mengamalkan ilmu-ilmu itu, jika mungkin, seorang Muslim wajib juga menambah pengetahuan-pengetahuan khusus yang berkaitan dengan kondisinya atau disiplin ilmunya. Orang yang fakir, misalnya, ia tidak diwajibkan mempelajari hukum-hukum zakat secara detail, kecuali sekedar mempelajari zakat yang boleh diambilnya. Seorang pedagang diwajibkan untuk mempelajari hukum zakat yang berkaitan dengan perdagangan secara lebih detail. Tetapi ia tidak diwajibkan untuk mempelajari hukum zakat ternak atau pertanian dengan lebih detail, karena ia tidak membutuhkan. Seorang dokter diwajibkan memperdalam hukum Islam yang berkaitan dengan profesinya; seperti larangan memberikan obat berupa khamr, larangan melakukan aborsi dan lain sebagainya. Tidak dapat tidak setiap manusia tentu memiliki kekhususan bidang dalam ritme kehidupannya. Maka diwajibkan bagi seorang Muslim untuk memperdalam hukum-hukum yang berkaitan dengan dirinya, baik itu berhubungan dengan keahlian atau tugas kesehariannya. Sehingga diharapkan setiap aktivitasnya selalu terkerangka dalam bingkai Syari’at Islam. “… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (An Nahl [16]: 43)

- Fardhu Kifayah

Ada beberapa ilmu yang dikategorikan fardhu kifayah untuk mempelajarinya. Jika salah seorang atau sejumlah orang sudah mempelajarinya, maka kewajiban bagi yang lainnya menjadi gugur. Sebaliknya, jika tidak ada seorang Muslimpun yang mempelajarinya, maka semua ikut menanggung dosanya, terutama pemerintah. allah SWT telah berfirman: “Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang Mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya” (At Taubah [9]: 122).
Secara dhahir, yang dimaksud fardhu kifayah di sini adalah tiap sesuatu yang dibutuhkan oleh jama’ah Muslimin dalam diennya atau dunianya dengan jalan mendalami ilmu-ilmu syara’ atau spesialis dalam ilmu-ilmu alam seperti kedokteran, teknik, olahraga, astronomi, kimia, fisika, biologi, geologi atau disiplin ilmu lainnya yang dibutuhkan oleh kehidupan masyarakat di abad modern ini; baik di bidang budaya atau kemiliteran (DR. Yusuf Qardhawi, Keutamaan Ilmu Dalam Islam).
Berkata Imam Ghazali,”Ilmu-ilmu non syar’i terbagi menjadi tiga yaitu yang terpuji, yang tercela dan yang mubah. Yang terpuji adalah sesuatu yang terikat dengannya segala kemashlahatan perkara dunia, seperti kedokteran dan matematika…”.
Dari sini bisa difahami, bahwa ilmu yang dibutuhkan dalam menegakkan segala urusan dunia bernilai fardhu kifayah, seperti ilmu kedokteran dan matematika. Prinsip-prinsip perindustrian juga bagian dari fardhu kifayah seperti pertanian, tenun, politik bahkan jahit-menjahit. Jika semua hal ini tidak ada yang menguasainya, maka akan muncullah kecelakaan bagi mereka. Tetapi bila telah ada seseorang atau sebagian orang yang melakukannya, maka gugurlah kewajiban itu.

- Ilmu Yang Tercela

Ada juga beberapa ilmu yang tercela untuk dipelajari apalagi sampai diperdalam dan diamalkan. Seperti ilmu sihir, klenik, guna-guna termasuk ke dalam ilmu-ilmu yang tercela untuk dipelajari.
Jika kita ingin selamat di dunia, harus dengan ilmu. Jika kita ingin selamat di akhirat, haruslah dengan ilmu. Jika kita ingin selamat di dunia dan akhirat, juga harus dengan ilmu. Untuk itu, mari kita gemarkan menuntut ilmu. “Barangsiapa yang berjalan di suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim).
Wallahu a’lam bishshawab…..

REFERENSI: http://koezz.wordpress.com/artikel-muslim/ilmu/

Kamis, 15 Mei 2014

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN




Perkembangan kepribadian menurut Jean Jacques Rousseau dalam Dalyono, 2002 berlangsung dalam beberapa tahap yaitu:

1.      Tahap perkembangan masa bayi (sejak lahir- 2 tahun)
Tahap ini didominasi oleh perasaan. Perasaan ini tidak tumbuh dengan sendiri melainkan berkembang sebagai akibat dari adanya reaksi-reaksi bayi terhadap stimulus lingkungan.
2.      Tahap perkembangan masa kanak-kanak (umur 2-12 tahun)
Pada tahap ini perkembangan kepribadian dimulai dengan makin berkembangnya fungsi indra anak dalam mengadakan pengamatan.
3.      Tahap perkembangan pada masa preadolesen (umur 12- 15 tahun)
Pada tahap ini perkembangan fungsi penalaran intelektual pada anak sangat dominan. Anak mulai kritis dalam menanggapi ide orang lain. anak juga mulai belajar menentukan tujuan serta keinginan yang dapat membahagiakannya.
4.      Tahap perkembangan masa adolesen (umur 15- 20 tahun)
Pada masa ini kualitas hidup manusia diwarnai oleh dorongan seksualitas yang kuat, di samping itu mulai mengembangkan pengertian tentang kenyataan hidup serta mulai memikirkan tingkah laku yang bernilai moral.
5.      Tahap pematangan diri (setelah umur 20 tahun)
Pada tahap ini perkembangan fungsi kehendak mulai dominan. Mulai dapat membedakan tujuan hidup pribadi, yakni pemuasan keinginan pribadi, pemuasan keinginan kelompok, serta pemuasan keinginan masyarakat. Pada masa ini terjadi pula transisi peran social, seperti dalam menindaklanjuti hubungan lawan jenis, pekerjaan, dan peranan dalam keluarga, masyarakat maupun Negara. Realisasi setiap keinginan 

menggunakan fungsi penalaran, sehingga dalam masa ini orang mulai mampu melakukan “self direction” dan “self control”. Dengan kemampuan inilah manusia mulai tumbuh dan berkembang menuju kematangan pribadi untuk hidup mandiri dan bertanggung jawab

Minggu, 27 April 2014

FADHILAH SHOLAT DHUHA



shalat Dhuha ialah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik, yaitu kira-kira setinggi lebih kurang 7 (tujuh) hasta atau sekitar setinggi satu tombak, antara pukul 08.00 pagi sampai dengan masuk waktu Dzuhur (sekitar pukul 11.00 siang).

Shalat Dhuha hukumnya sunat muakad (sangat dianjurkan dan mendekati wajib) karena Rasulullah senantiasa mengerjakannya dan berpesan kepada para sahabat untuk mengerjakannya juga. Shalat Dhuha juga merupakan wasiat Rasul kepada umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits. “Abu Hurairah r.a. menceritakan, ‘Kekasihku Rasulullah Saw. memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia: shaum tiga hari dalam sebulan, dua rakaat shalat Dhuha, dan hanya tidur setelah melakukan shalat Witir” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Tentu saja, Rasulullah Saw. tidak akan mengistimewakan shalat Dhuha tanpa alasan. Berikut beberapa fadhilah atau keutamaan shalat Dhuha yang menjadikannya begitu istimewa di mata Rasullah Saw.

Pertama, shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah Swt. atas nikmat sehat bugarnya setiap sendi dalam tubuh kita. Menurut Rasulullah Saw., setiap sendi dalam tubuh kita yang jumlahnya 360 ruas setiap harinya harus diberi sedekah sebagai makanannya.

“Pada setiap manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangkutan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya.” Lalu, para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah Saw., siapa yang sanggup melakukannya?” Rasulullah Saw. menjelaskan, “Membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan orang) dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka shalat Dhuha dua rakaat dapat menggantikannya.” (H.R. Ahmad dan Abu Daud)

Kedua, shalat Dhuha merupakan wahana pengharapan kita akan rahmat dan nikmat Allah Swt. sepanjang hari yang akan dilalui, entah berupa nikmat fisik maupun materi. Rasulullah Saw. bersabda, “Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan shalat empat rakaat pada pagi hari, yaitu shalat Dhuha, niscaya nanti akan Kucukupi kebutuhanmu hingga sore harinya.’” (H.R. Al-Hakim dan At-Tabrani)

Lebih dari itu, momen shalat Dhuha merupakan saat kita mengisi kembali semangat hidup baru. Kita berharap semoga hari yang akan kita lalui menjadi hari yang lebih baik dari hari kemarin. Di sinilah ruang kita menanam optimisme hidup. Kita tidak sendiri menjalani hidup ini. Ada Sang Maharahman yang senantiasa akan menemani kita dalam menjalani hidup sehari-hari.

Ketiga, shalat Dhuha sebagai pelindung untuk menangkal siksa api neraka di hari pembalasan (kiamat) nanti. Hal ini ditegaskan Nabi Saw. dalam haditsnya, “Barangsiapa melakukan shalat Fajar, kemudian ia tetap duduk di tempat shalatnya sambil berdzikir hingga matahari terbit dan kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah Swt. akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh atau membakar tubuhnya.” (H.R. Al-Baihaqi)

Keempat, bagi orang yang merutinkan shalat Dhuha, niscaya Allah mengganjarnya dengan balasan surga. Rasulullah Saw. bersabda, “Di dalam surga terdapat pintu yang bernama Bab Adh-Dhuha (Pintu Dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada yang akan memanggil, ‘Dimana orang yang senantiasa mengerjakan shalat Dhuha? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.’” (H.R. At-Tabrani)

Kelima, pahala shalat Dhuha setara dengan pahala ibadah haji dan umrah. “Dari Abu Umamah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ‘Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah.’” (Shahih Al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa, “Nabi Saw. bersabda, ‘Barangsiapa yang mengerjakan shalat Fajar (Shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.’” (Shahih Al-Jami: 6346)

Keenam, tercukupinya kebutuhan hidup. Orang yang gemar melaksanakan shalat Dhuha ikhlas karena Allah akan tercukupi rezekinya. Hal ini dijelaskan Rasulullah Saw. dalam hadits qudsi dari Abu Darda. Firman-Nya, “Wahai Anak Adam, rukuklah (shalatlah) karena aku pada awal siang (shalat Dhuha) empat rakaat, maka aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari.” (H.R. Tirmidzi)

Ketujuh, memperoleh ghanimah (keuntungan) yang besar. Dikisahkan, Rasulullah mengutus pasukan muslim berperang melawan musuh Allah. Atas kehendak Allah, peperangan pun dimenangkan dan pasukan tersebut mendapat harta rampasan yang berlimpah. Orang-orang pun ramai membicarakan singkatnya peperangan yang dimenangkan dan banyaknya harta rampasan perang yang diperoleh. Kemudian Rasulullah Saw. menjelaskan bahwa ada yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya memperoleh kemenangan dan harta rampasan yang banyak yaitu shalat Dhuha.

“Dari Abdullah bin Amr bin Ash ia berkata, Rasulullah Saw. mengirim pasukan perang. Lalu, pasukan itu mendapat harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembali (dari medan perang). Orang-orang pun (ramai) memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka. Maka, Rasulullah Saw. bersabda, ‘Maukah aku tunjukan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat dari selesai perangnya, lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan cepatnya kembali (dari medan perang)? (Yaitu) orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk mengerjakan shalat sunat Dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.’” (H.R. Ahmad)

Menilik banyaknya fadhilah di atas, cukup beralasan kiranya bila Nabi Saw. menghimbau umatnya untuk senantiasa membiasakan diri melaksanakn shalat Dhuha. Dengan mengetahui fadhilah-fadhilah tersebut, diharapkan kita lebih termotivasi untuk beristiqamah melaksanakan shalat Dhuha agar tercapai tujuan bahagia dunia dan akhirat. Amin. Sumber: majalahpercikaniman.blogspot.com

Minggu, 30 Maret 2014

PSIKOPAT

 
copy dari blog tetangga http://failfact.blogspot.com/2013/08/fakta-tentang-psikopat.html
 
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.
Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.
Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.
Psikopat memiliki beberapa ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamatan lainnya. Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek.
CIRI-CIRI PSIKOPAT SECARA UMUM
  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran di waktu kecil.
  5. Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala ayam dan memotong kepala orang tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Tidak ada waktu bagi seorang psikopat untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh (pandai bersandiwara). Mereka juga tidak memiliki tanggapan fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, ataupun gemetar. Pengidap psikopat tidak memiliki perasaan tersebut, karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin”.
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
  12. Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas ketika dibandingkan dengan anak-anak yang lain.
  13. Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan marah jika orang lain menyalahkannya (merasa paling benar, dan biasanya anggapanya itu memang benar).
  14. Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
  15. Memiliki perkiraan dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan adalah benar atau benar semuanya).
CIRI-CIRI PSIKOPAT/SOSIOPAT YANG LEBIH KHUSUS
  • Glibness/Superficial Charm – menarik yang dibuat-buat
  • Manipulative and Conning – manipulatif dan licik
  • Grandiose Sense of Self – memuja diri sendiri terlampau tinggi
  • Pathological Lying – pendusta patologis
  • Lack of Remorse, Shame or Guilt – tak punya malu, rasa salah, atau introspeksi diri
  • Shallow Emotions – emosi yang dangkal
  • Incapacity for Love – tak mampu mencinta
  • Need for Stimulation – butuh dirangsang
  • Callousness/Lack of Empathy – tak punya rasa empati
  • Poor Behavioral Controls/Impulsive Nature – kendali perilaku yang buruk, terlalu impulsif
  • Early Behavior Problems/Juvenile Delinquency – masalah masa kecil/remaja
  • Irresponsibility/Unreliability – tak bertanggungjawab, tak bisa dipercaya
  • Promiscuous Sexual Behavior/Infidelity – tidak setia, perilaku seksual yang membingungkan
  • Lack of Realistic Life Plan/Parasitic Lifestyle – tak memiliki rencana hidup nyata dan perilaku hidup seperti parasit/benalu
  • Criminal or Entrepreneurial Versatility – kecenderungan kriminal dan entrepreneurial
  • Contemptuous of those who seek to understand them – ketus kepada mereka yang tak mau mengerti dirinya
  • Does not perceive that anything is wrong with them – tak mengakui ada yang salah dengan dirinya
  • Authoritarian – otoriter
  • Secretive – tertutup
  • Paranoid – paranoid
  • Conventional appearance – penampilan yang konvensional
  • Goal of enslavement of their victim(s) – punya tujuan memperbudak korbannya
  • Exercises despotic control over every aspect of the victim’s life – selalu menginginkan kendali absolut dalam setiap aspek kehidupan korbannya
  • Has an emotional need to justify their crimes - memiliki kebutuhan emosional untuk membolehkan kejahatannya 
  • Ultimate goal is the creation of a willing victim – tujuan utamanya adalah menciptakan kejahatan dengan korban yang pasrah
  • Incapable of real human attachment to another – tak mampu berhubungan sejati dengan manusia lain
  • Unable to feel remorse or guilt – tak mampu merasakan rasa salah ataupun memberikan tanggungjawab
  • Narcissism, grandiosity (self-importance not based on achievments) – narsis, suka pamer
  • May state readily that their goal is to rule the world – menyatakan bahwa mereka siap menguasai dunia 
TES SEDERHANA UNTUK MENGETAHUI APAKAH ANDA SEORANG PSIKOPAT
  1. Ada seorang anak yang mendapat hadiah ulang tahun berupa sepeda dan sepatu bola (ada versi yang menyebutkan bola sepak). Namun ia membencinya. Kenapa?
  2. Ada dua orang wanita bersaudara, Bertha dan Martha. Suatu hari ibu mereka meninggal dan pada hari pemakamannya, Bertha melihat sesosok pria yang sangat tampan. Ia langsung jatuh cinta pada pemuda itu. Namun ia tak berhasil menemukannya karena tak tahu siapa dia sebenarnya. Nah, pada suatu hari Bertha membunuh saudarinya, Martha. Kenapa?
  3. Engkau menginap di lantai 10 sebuah hotel. Suatu malam kau melongok dari balkon dan melihat seorang pembunuh menghabisi korbannya. Sang pembunuh tak sengaja melihatmu. Dari atas kau bisa melihat ia mendekatkan jarinya ke wajahnya dan membuat gesture (gerakan tubuh). Apa yang ia lakukan?
  4. Andaikan kau harus membunuh seseorang dan ia sedang bersembunyi di dalam lemari, apa yang akan kau lakukan?
Pikir baik-baik jawaban dari tiap pertanyaan dan cocokkan dengan jawaban versi normal dan jawaban versi psikopat yang akan kuberikan di bawah. Coba kita tes, yang mana jawabanmu, apakah jawabanmu lebih condong ke versi normal atau versi psikopat?
 
PERTANYAAN 1
Ada seorang anak yang mendapat hadiah ulang tahun berupa sepeda dan sepatu bola (ada versi yang menyebutkan bola sepak). Namun ia membencinya. Kenapa?
JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin ada yang menjawab kalo anak itu adalah perempuan atau lebih simpel lagi karena anak itu memang nggak suka sepeda dan sepak bola.
Namun jawaban versi psikopat itu sangatlah disturbing.
JAWABAN VERSI PSIKOPAT
Karena anak itu tak punya kaki (cacat).
PERTANYAAN 2
Ada dua orang wanita bersaudara, Bertha dan Martha. Suatu hari ibu mereka meninggal dan pada hari pemakamannya, Bertha melihat sesosok pria yang sangat tampan. Ia langsung jatuh cinta pada pemuda itu. Namun ia tak berhasil menemukannya karena tak tahu siapa dia sebenarnya. Nah, pada suatu hari Bertha membunuh saudarinya, Martha. Kenapa?
JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin kalian menjawab kalau dua wanita ini mencintai lelaki yang sama (terlibat cinta segitiga) atau Bertha cemburu pada Martha.
Jawaban versi psikopat sangatlah mengerikan.
JAWABAN VERSI PSIKOPAT
Agar Bertha bisa bertemu lagi dengan pemuda itu di pemakaman saudarinya.

PERTANYAAN 3
Engkau menginap di lantai 10 sebuah hotel. Suatu malam kau melongok dari balkon dan melihat seorang pembunuh menghabisi korbannya. Sang pembunuh tak sengaja melihatmu. Dari atas kau bisa melihat ia mendekatkan jarinya ke wajahnya dan membuat gesture (gerakan tubuh). Apa yang ia lakukan?
JAWABAN VERSI NORMAL
Si pembunuh mendekatkan jarinya ke bibirnya, mengisyaratkan agar kamu tutup mulut dan tidak mengatakan apapun ke polisi.
Jawaban berisi psikopat sangat disturbing, lebih baik kamu tidak membacanya.
JAWABAN VERSI PSIKOPAT
Ia sedang menghitung di lantai mana kamu tinggal supaya bisa membunuhmu juga.

PERTANYAAN 4
Andaikan kau harus membunuh seseorang dan ia sedang bersembunyi di dalam lemari, apa yang akan kau lakukan?
JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin kamu akan menolak menjawabnya karena kamu merasa takkan mampu membunuh siapapun (atau mungkin kamu berpikir jika kamu menjawab pertanyaan ini berarti kamu psikopat). Namun kebanyakan orang jika mendengar pertanyaan ini maka jawaban yang langsung tercetus adalah: membuka lemari lalu membunuh orang itu. Tak apa-apa, jika kalian menjawab seperti itu, kalian masih digolongkan normal kok, bukan psikopat.
Sebab jawaban versi psikopat jauh lebih menakutkan.
JAWABAN VERSI PSIKOPAT
Menunggu hingga orang itu keluar dari lemari, baru membunuhnya.
Nah, para readers...itulah sekilas tes-tes yang digunakan untuk menguji apakah seseorang tergolong psikopat atau bukan. Bisa kan kalian mengetes sendiri (atau teman-teman kalian) kondisi kejiwaan kalian apakah mengkhawatirkan tidak. 
Jika semua jawaban anda benar, berarti kalian ada bakat jadi pembunuh berantai.

Selasa, 25 Maret 2014

FIRASAT



 (dari cerita saya di hal 64)

Si kecil Rana duduk di sofa panjang berwarna cokelat tua. Ia berada dalam sebuah ruangan yang dikelilingi kaca di sisi belakang, dan kirinya. Di depannya ia melihat sebuah dinding berwarna putih dan meja kayu dengan TV LCD 21 Inch di atasnya dan di bagian kanan Rana melihat ada ruangan yang memanjang berisi meja makan ukuran sedang dan perlengkapan dapur. Di ruangan yang memanjang itu ada sebuah pintu yang sedikit terbuka menghadap ke arahnya. Ruangan itu adalah kamar tidur dengan sebuah spring bed besar di dalamnya. Ia melihat lebih jauh ke dalam ruangan memanjang dan mendapati sebuah pintu kamar mandi berada di ujungnya. 

Rana memandangi ruangan tempatnya duduk. Ruangannya tidak terlalu besar kira-kira lima kali tujuh meter, ia sendirian tanpa ada seorangpun yang menemaninya. Lantainya di tutupi karpet empuk berwarna krem. Sesekali ia celingukan mencari Clara dan yang lainnya namun ia tidak mendapati mereka semua.
Sayup sayup terdengar suara angin berhembus dari sela-sela jendela yang sedikit terbuka. Rana menghampirinya. Ia melihat jauh dan memandangi orang-orang berlalu lalang di bawahnya. Saat itu Rana menyadari bahwa dirinya berada di sebuah gedung yang cukup tinggi, mungkin ini apartemen atau kondominium yang bisa dibilang cukup mewah.

Dari kejauhan terdengar suara dua orang yang saling adu mulut. suara tersebut terdengar mendekati ruangan tempat Rana duduk. Rana merasa khawatir dan bingung dengan hal itu. Suara tersebut terdengar dari seorang laki-laki dan seorang perempuan yang asing bagi dirinya.

Awalnya ia menyangka bahwa suara tersebut adalah suara Clara, tapi setelah ia dengarkan lebih teliti ternyata bukan.

Sepuluh menit kemudian terdengar suara keduanya berada di depan pintu masuk ruangan apartemen. Rana merasa cemas, ia masuk ke dalam ruang kamar dan bersembunyi di balik pintu sambil mengamati keduanya dari sana.

Kedua orang itu kemudian masuk ke dalam ruang apartemen. Mereka masih saling melempar kata-kata celaan satu dengan lainnya. rana mengamati dan mencoba untuk mengenali keduanya, namun ia tetap tidak mengenalinya. Perdebatan diantara mereka terus berlanjut, hingga akhirnya seorang laki-laki yang berdebat itu memukul kepala perempuan yang berada di hadapannya.

Perempuan itu jatuh tersungkur, ia terlihat pingsan dan tidak sadarkan diri. Dari balik pintu kamar, Rana merasa adrenalinnya benar-benar terpacu, jantungnya berdegup kencang. Rana merasa sangat ketakutan namun ia menahan diri untuk tidak bersuara.

Beberapa menit kemudian laki-laki tersebut mengeluarkan sebuah jarum suntik dan botol sangat kecil yang biasa digunakan dokter untuk menyimpan serum (cairan kimia). Entah serum apa yang dikeluarkannya. Laki-laki itu memasukkan cairan dari dalam botol ke alat suntik . Tangannya sangat terampil, sepertinya laki-laki itu memang sudah sangat ahli dalam melakukan hal tersebut.



Sesaat kemudian, ia menyuntik lengan kiri perempuan itu. Setelah selesai, ia merapihkan peralatannya dan membersihkan semua bukti yang tersisa. Sebelum keluar ia menatap ke sekitar, ia juga sempat melihat ke arah dimana Rana bersembunyi. Rana semakin merasa takut, namun nampaknya laki-laki itu tidak menyadari keberadaan Rana di balik pintu.

Setelah laki-laki itu pergi, Rana keluar dari persembunyiannya. Ia menghampiri perempuan yang tergeletak tidak sadarkan diri. Rana bingung harus berbuat apa.

Tiba-tiba ruangan menjadi gelap total, ia tidak bisa melihat apa-apa. Beberapa menit kemudian Rana merasa tubuhnya seperti melayang-layang. Setelah itu Rana melihat bayangan tentang kecelakaan Bayu, disusul dengan bayangan-bayangan lainnya yang sangat mengerikan. Darah, tubuh yang tersayat, ledakan dan banyak lagi hal-yang membuat Rana sangat ketakutan. Selanjutnya, Rana melihat sebuah pemakaman dengan puluhan orang berkerumun mengelilinginya. Rana coba mendekat, ia melihat Yudis Bayu dan Rasyid berdiri sejajar.

‘Kak Clara dimana??’ tanya Rana dengan penuh kecemasan. Ia mengamati sekitar, dan sangat khawatir dengan keberadaan Clara. ‘kak Clara dimana??’ tangisnya pecah

Seorang perempuan dewasa dan seorang anak kecil berjalan dengan bergandeng tangan memasuki kerumunan, mata mereka terlihat sembab. Nampaknya kedua orang itu adalah orang yang paling terpukul atas kematian tersebut. Setelah Rana mengamati, ternyata wanita itu adalah Clara.

‘lalu siapa yang sedang di makamkan itu?’ tanya Rana antusias. 

Beberapa saat setelah jenazah selesai di kuburkan, seorang petugas pemakaman mengangkat sebuah papan bertuliskan nama dan tanggal kelahiran-dan kematian almarhum.
Rana mengamati papan itu dan ia melihat terpampang sebuah nama yang tidak asing bagi dirinya.
“……………”


Sabtu, 01 Februari 2014

psyco cybernetic

 
Sebuah “ilmu” bisa didefiniskan sebagai sebuah sistem pengetahuan yang telah dites dan terbutkti yang bisa dgunakan untuk menghasilkan hasil yang bisa ditebak dan akurat. Ilmu navigasi membuat kita bisa menghitung apa saja dimanapun kita berada dan dengan akurat memprediksikan kemana tujuan kita dan kapan kita akan sampai disana. Ilmu kmia memungkinkan beberapa komposisi dan produk baru yang mempengaruhi kesehatan, nutrisi, keselamatan – seluruh bagian dari hidup kita.

Melalui sebuah tulang, ilmu arkeologi bisa merekonstruksi dunia dan kehidupan sebuah binatang yang mati jutaan tahun lalu. Ilmu aeronautika dan komputer memungkinkan pergerakan sebuah kapal antariksa sekauh jutaan mil dengan akurat tanpa ada manusia di dalamnya dan memproyeksikan catatan fotografi yang detail dari perjalannya. Jadi sebuah ilmu bisa dilhat sebagai sebuah sistem informasi yang sangat bisa dipercaya kebenranya dan bisa digunakan untuk membuat hidup lebih baik.

Psycho-Cybernetics adalah ilmu pengembangan manusia yang pertama – sebuah sistem pengetahuan yang menyebabkan anda mampu membuat perubahan yang akurat dan dapat ditebak dalam pemikiran anda, perasaan anda, hal-hal yang anda lakukan, dan jumlah kesuksesan dan kesenangan yang anda dapat dari hidup. Psycho-Cybernetics mengeluarkan pengembangan manusia dari bidang berharap, berdoa, dan teknik yang tidak bisa dipercaya ke bidang yang bisa ditebak, dan memiliki hasil yang positif.


Anda tidak akan menemukan harapan dan doa di Psycho-Cybernetics. Psycho-Cybernetics berakar dari ilmu sains tentang bagaimana otak manusia dan sistem saraf bekerja bersama untuk menghasilkan pemikiran, sikap, dan kelakuan. Pringsip-prinsip yang terdapat di dalamnya telah dites dan dibuktikan melalui percobaan-percobaan yang tidak terhitung di laboratorium dan institusi penelitian di sluruh dunia. Dan praktek Psycho-Cybernetics telah terbukti sukses melalui jutaan orang yang telah menggunakannya untuk merubah hidup mereka dengan cara yang luar biasa dalam 20 tahun terakhir ini.

Psycho-Cybernetics bekerja di level fundamental dan perubahan yang dibawanya mempengaruhi semua aspek kehidupan. Beberapa hal berikut ini berada di luar bahasan yang ada dalam buku, tapi Psycho-Cybernetics berfungsi untuk pengembangan diri di seluruh aspek kehidupan, bukan hanya di arena trading. Semakin anda belajar untuk menguasai teknik Psycho-Cybernetics, semakin anda terlatih untuk :

  1. Membangun citra diri yang kuat dan positif yang mengekspresikan diri anda yang sebenarnya, diri anda yang terbaik.
  2. Membuat tujuan-tujuan yang jelas dan mampu mencapainya.
  3. Berhenti memandang kesalahan anda sebagai kegagalan dan menggunakan kesalahan tersebut sebagai masukan yang berharga dalam menetapkan tujuan anda.
  4. Menjadi lebih produktif dan sukses secara finansial dalam karir anda.
  5. Memaafkan orang lain dan diri anda sendiri dan menghilangkan penyesalan yang bisa mengambil kebahagiaan dalam hidup.
  6. Belajar untuk santai dan tetap santai
  7. Belajar untuk mengatasi kemarahan, dan menggunakan kemarahan secara kreatif.
  8. Belajar untuk berpikir lebih jernih
  9. Merasa baik dengan diri anda dan hidup anda sepanjang waktu.
  10. Belajar memperbaiki hubungan dengan semua orang di hidup anda – seperti dengan keluarga, teman, teman kerja, dan terutama diri anda sendiri.
  11. Merasakan kepuasan, rasa terpenuhi, dan kedamaian yang sepenuhnya karena anda bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri anda setiap hari.

Psycho-Cybernetics tidak akan menghasilkan perubahan tersebut dalam semalam. Butuh waktu untuk mempelajari cara baru dalam berpikir dan bertindak dan membiasakan diri dengannya. Tapi anda akan mulai merasakan hasil positifnya dengan dengan cepat.

Psycho-Cybernetics itu mudah. Anda akan lihat bahwa teknik ini tidak menggunakan kekuatan atau usaha yang sulit. Latihan dan metode Psycho-Cybernetics mempekerjakan pikiran anda dengan cara yang santai dan menyenangkan. Psycho-Cybernetics mudah untuk dipelajari dan menyenangkan untuk dilakukan dan, seperti kecakapan yang lain, kecapan untuk menjadi diri anda yang terbaik tumbuh lebih mudah melalui latihan.

Kata “cybernetics” berasal dari kata dalam bahasa yunani yang berarti “pengemudi, orang yang mengemudikan kapal ke pelabuhan.” Ilmu cybernetics mempelajari sistem pandu otomatis seperti sistem yang mampu memandu rudal menemukan targetnya, komputer yang memecahkan masalah sulit, atau robot yang melakukan perintah sulit secara ototmatis.

Ilmu cybernetics memberikan kita cara yang efektif untuk melihat ke dalam otak manusia dan sistem syarah. Pikiran bawah sadar kita sebenarnya terdiri dari susunan mekanisme syaraf yang berfungsi memenuhi tujuhan, dengan kata lain sistem pandu manusia yang bekerja secara otmatis. Psycho-Cybernetics adalah ilmu dari sistem pandu manusia ini.

Mekanisme sistem syaraf memiliki akses kepada semua hal yang telah kita lihat atau lakukan, baui, rasakan, dan pelajari. Semuanya terekam dalam otak kita. Jika anda memasukkan tujuan anda ke dalam mekanisme sistem syaraf ini, secara otomatis ia akan memikirkan cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut. Jadi manusia adalah secara natural adalah mahluk cybernetic, atau makhluk pencari tujuan. Begitulah kita diciptakan. Mekanisme sistem syaraf lah yang menyebabkan anda bisa mengikat sepatu anda, membuat sarapan dan mengemudikan mobil anda melalui jalan yang berliku ke kantor, dan pada saat bersamaan memikirkan hal-hal lainnya.

Mekanisme sistem syaraf ini tidak terbentuk sendiri. Ia bekerja sesuai dengan apa yang kita programkan ke dalamnya. Mekanisme ini adalah sebuah alat yang sangat kuat yang berada di bawah perintah alam sadar kita. Apabila anda menteapkan tujuan yang positif dan sukses, ia akan menghasilkan hasil yang positif dan sukses juga. Ia akan berubah menjadi mekanisme yang sukses. Jika anda mengrimkan sinyal kegagalan, ia akan berfungsi sebagai mekanisme kegagalan dan menghasilkan kegagalan pula.

Pentingnya Kesalahan

Semua sistem pandu otomatis mencapai tujuannya dengan terus mengkoreksi kesalahan. Sebuah rudal yang berada dalam jalan menuju targetnya memiliki sensor yang mendeteksi pergerakan target tersebut. Mekanisme penuntun rudal tersebut kemudian membuat penyesuaian yang dibutuhkan dan melanjutkan tujuannya. Hal ini terjadi ribuan kali dalam perjalan tersebut. Rudal tersebut bergantung pada pengembalian negatif ini untuk memandunya kepada tujuan. Tanpa pengembalian negatif tersebut, sebuah rudal tidak tahu kemana tujuannya dan tidak akan pernah mencapai target. Hal ini sama dengan mekanisme sistem syarah manusia. Sangat disayangkan kebanyakan dari kita mengartikan kesalahan sebagi kegagalan dan merasa frustasi dan gagal saat sebenarnya kesalahan yang kita buat adalah informasi yang dibutuhkan mekanisme sistem syaraf kita untuk mengkoreksi kita dalam rangka pencapaian tujuan. Mekanisme sistem syaraf anda tidak memiliki opini yang lain tentang kesalahan. Mekanisme tersebut hanya menggunakan informasi yang didapat untuk memandunya kepada tujuan. Apa yang kita sebut “kesalahan” sebenarnya adalah pelajaran berharga untuk mencapai kesuksesan. Bagian penting dari Psycho-Cybernetics adalah belajar menggunakan kesalahan secara kreatif dan menghilangkan perasaan negatif yang ditimbulkan kesalahan.

Citra Diri

Arah atau tujuan dari rudal adalah sebuah program yang terkoordinasi dengan komputernya. Tujuan yang memprogram mekanisme sistem syarah kita adalah citra mental, gambaran mental, suara dan perasaan yang kita ciptakan melalui imajinasi kita. Gambaran mental yang paling dasar dan penting dalam pemrograman mekanisme sistem syaraf kita adalah citra diri. Citra diri kita adalah bluprint mental atau gambaran mental dari diri kita. Kita biasanya tidak memperhatikannya secara sadar, tetapi hal itu ada di dalam kesadaran kita secara detail.

Citra diri adalah konsep kita tentang “orang seperti apa saya ini.” Citra diri dibentuk melalui pemikiran kita tentang diri kita sendiri, pemikiran yang secara tidak sadar terbentuk melalui pengalaman masa lalu, kemenangan dan kegagalan, sukses dan kekcewaan yang kita raih, dan juga melalui observasi kita tetnang bagaimana orang bereaksi terhadap kita, khususnya di masa kecil ktia. Dari semua informasi mentah ini, kita membuat sebuah “diri”, “siapa diri kita”, citra diri kita. Ketika ide atau pemikiran tentang diri kita ini menjadi bagian dari citra diri kita, kita menganggapnya benar. Kita tidak pernah berpikir untuk mempertanyakannya sehingga kita bertindak seperti hal itu benar. Citra diri kita menentukan perasaan, pemikiran, tindakan, bahkan apa yan kita pikir mampu kita lakukan. Citra diri mengontrol jumlah kesuksesan, kesenangan, kebahagiaan, dan kepuasan yang kita miliki. Hidup seperti apa yang kita miliki, bahkan dunia seperti apa yang kita tinggali menurut pemikiran kita, ditentukan melalui citra diri kita.

Citra diri menjelaskan mengapa pemikiran positif sangat dibutuhkan. Citra diri menjelaskan mengapa tekad itu sangat tidak efektif dan susah untuk dipertahankan. Karena tekad dan pikiran positif yang kita miliki tidak akan efektif apabila hal-hal tersebut tidak sesuai dengan citra diri kita.

Citra diri kita terus memprogram mekanisme kreatif kita. Jika anda mencitrakan diri anda sbeagai seorang yang gagal, mekanisme sistem syaraf anda akan menemukan cara untuk menyampaikan hasil tersebut kepada and. Jika anda mencitrakan diri anda sebagai korban dari keadaan, hal itu akan tampak di hidup anda. Tapi disisi lain, jika anda mencitrakan diri anda sebagai seorang yang mampu dan sukses, mekanisme kreatif anda akan menghasilkan hasil tersebut. Ilmu Psycho-Cybernetics mengjarkan anda untuk berubah dan membuat citra diri yang kuat, peduli, produktif, dan mampu. Citra diri yang realistis dan masuk akal, dan mengekspresikan diri anda yang terbaik, diri anda yang sebenarnya.
copas dr blog tetangga, 'onokah.blogspot.com'